5 Alasan Mengapa Anda Harus Belajar Bela Diri

“Mengapa harus mempelajari bela diri?” Pertanyaan ini memang kerap diajukan pada orang-orang yang memilih bela diri sebagai rutinitas latihan fisiknya. Sebenarnya, ada banyak sekali jawaban dari pertanyaan ini mengingat luasnya perspektif dalam menentukan manfaat dari pelatihan bela diri itu sendiri. Namun, secara umum, orang-orang yang menekuni bela diri sendiri memiliki latar belakang yang lebih dari sekadar mempelajari teknik perlawanan dan pertahanan diri saat bertarung. Berikut ini adalah lima alasan utama yang kerap diremehkan dalam mempelajari seni bela diri.

1. Melatih Disiplin dan Penguasaan Diri

Untuk memeroleh kemenangan dalam sebuah pertandingan atau pertarungan, seorang atlet bela diri perlu untuk menaklukkan dirinya sendiri. Itulah sebabnya, sebuah bela diri akan membutuhkan pelatihan ekstra untuk membantu seseorang dalam kedisiplinan dan penguasaan diri. Sifat disiplin adalah salah satu pelajaran paling penting yang dapat diperoleh melalui seni bela diri. Apalagi mengingat bagaimana tiap sesi latihan yang sangat melelahkan, setiap usaha dalam menguasai teknik, dan setiap sesi perdebatan yang memilukan merupakan bagian dari langkah menuju disiplin diri.

Walaupun tampak sulit, proses mendisiplinkan diri akan berujung pada kemampuan penguasaan diri. Dengan begitu, latihan fisik yang Anda lakukan tidak menjadi alasan untuk Anda dapat menggunakan teknik bela diri dan bertarung sembarangan. Sebaliknya, Anda akan mampu mengatur emosi dan kemarahan dalam melakukan segala aktivitas. Sama seperti bagaimana Anda mempelajari tendangan dan pukulan dengan memahami disiplin kapan menggunakannya.

2. Menemukan Alur Diri

Sebagian besar orang melihat bela diri sebagai bentuk latihan fisik yang melibatkan kekerasan dan cucuran darah, air mata, dan keringat. Padahal, dibalik itu semua, para pecinta seni bela diri memandang sebuah pertarungan sebagai sebuah seni dan keindahan. Seperti bagaimana anggun dan elegannya gerakan dari teknik bela diri kung fu, hingga ekspresi dari para petinju yang tampak luwes dan sigap secara bersamaan.

Seni bela diri merupakan integrasi dari penerapan keterampilan, kreativitas dan pengoptimalan kekuatan fisik. Pasalnya, latihan fisik ini melatih Anda untuk menggerakkan tubuh dengan efektif, efisiensi untuk melakukan teknik yang tepat, dan memaksimalkan kekuatan.

3. Mendapatkan Fokus dan Ketenangan

Tidak bisa dipungkiri, di zaman ini semakin sulit untuk bisa benar-benar lepas dan bersantai dengan banyaknya akses informasi yang relatif membuat kegiatan di kantor atau kampus sama dengan kegiatan hiburan di rumah. Saat di kantor, Anda akan disibukkan dengan komputer dan beragam pekerjaan di sana. Begitu pula saat di rumah, di mana Anda akan menghabiskan waktu untuk bermain sosial media untuk berhubungan dengan banyak orang di luar sana. Jika dibiarkan, kebiasaan dan rutinitas tersebut akan terus-menerus masuk ke dalam bagian diri hingga memberi dampak serius bagi kesehatan. Tidak heran jika banyak orang yang mencari aktivitas fisik sederhana lain untuk menenangkan diri agar jauh dari dunia digital yang melelahkan.

Dengan mempelajari seni bela diri, Anda akan belajar bagaimana cara mengatur napas, bagaimana menggerakkan tubuh dengan presisi dan bagaimana untuk menata pola pikir serta rasionalitas yang baik dalam melakukan sesuatu. Jika sebagian orang memilih yoga dan meditasi untuk menenangkan diri, seni bela menawarkan hal lebih dengan memiliki aspek kecepatan dan konsentrasi di dalamnya.

4. Belajar untuk Gigih dalam Menghadapi Kesulitan

Saat Anda memilih olahraga biasa sebagai aktivitas latihan fisik, Anda akan lebih fokus pada diri sendiri. Namun, berbeda dengan bela diri yang akan membuat Anda lebih memahami bahwa Anda tidak sendiri. Selalu ada orang lain yang lebih kuat, cepat, dan lincah dari diri Anda. Itulah sebabnya, bela diri memang akan selalu memberikan kesulitan dan tantangan baru. Namun, Anda akan mendapatkan banyak pelajaran tentang arti apresiasi, rendah hati, dan gigih dalam menghadapi kesulitan.

Seni bela diri mengajarkan Anda teknik penyerangan dan pertahanan diri, kapan Anda harus memberikan serangan dan kapan Anda harus mundur, serta menghindari hal terburuk yang mungkin terjadi. Bela diri juga membantu Anda menemukan cara untuk lebih mudah beradaptasi dengan arus, baik itu arus yang sulit atau mudah untuk dilalui.

5. Bangkit dari Pukulan

Seni bela diri akan membantu Anda belajar untuk menerima pukulan (baik itu secara harfiah atau kiasan). Pukulan merupakan sebuah realita yang ada dalam sebuah pertandingan bela diri. Beberapa pukulan memang mudah dilalui, tetapi ada pula yang membuat pertandingan terasa semakin sulit untuk dilakukan. Namun, dalam melakukan bela diri, para atlet juga akan belajar untuk tetap tenang, santai, dan hadir dalam sebuah kompetisi pertandingan. Jika Anda sudah mampu mengendalikan hal tersebut, Anda dapat lanjut pada tingkat selanjutnya di mana Anda dapat bangkit lebih baik setelah menerima pukulan yang berat.

Begitu pula yang terjadi dalam menjalani sebuah kehidupan. Tidak jarang Anda menghadapi pukulan dan tekanan yang membuat Anda berada pada posisi terendah dalam hidup. Akan tetapi, itu bukanlah alasan untuk menyerah. Jika bisa bangkit, dijamin Anda akan dapat melampaui diri Anda sebelumnya dan menjadi jauh lebih kuat.