Manfaat Es Batu untuk Jerawat Benarkah Efektif?

Semua orang benci jerawat. Tidak hanya merusak penampilan dan menurunkan rasa percaya diri, jerawat dapat terasa nyeri saat disentuh. Anda pasti sudah tahu bahwa memencet atau memecahkan jerawat sangat tidak dianjurkan. Tidak hanya dapat meninggalkan bekas luka, memencet jerawat dapat menyebabkan infeksi. Untungnya, perawatan kulit alami sedang mendapatkan popularitas yang tinggi saat ini, terutama yang digunakan sebagai perawatan alternatif untuk melawan jerawat. Es batu adalah salah satu dari “home remedies” yang dipercaya efektif dalam mengatasi jerawat. Namun, yang menjadi pertanyaan berikutnya adalah, benarkah klaim manfaat es batu untuk jerawat tersebut? Artikel ini akan mencoba menjawab pertanyaan tersebut. 

Bagaimana cara es batu bekerja?

Ide menggunakan “home remedies” sebagai bentuk perawatan jerawat adalah untuk membantu membersihkan jerawat tanpa mendapatkan efek samping dari zat kimia berbahaya. Meskipun asam salisilat dan benzoyl peroxide banyak tersedia di pasaran, penggunaan berlebih produk tersebut malah dapat membuat jerawat berubah menjadi semakin parah. Faktanya, Akademi Dermatologi Amerika merekomendasikan Anda untuk menghindari produk-produk yang berbahan alkohol seperti astringent, toner, exfoliant, dan lain-lain. 

Menggunakan manfaat es batu untuk jerawat memang benar efektif karena es batu dapat mengurangi pembengkakan pada jerawat yang berbentuk peradangan, seperti kista, nodul, pustula, dan papula. Sayangnya, manfaat es batu untuk jerawat ini tidak efektif dalam melawan jenis non-peradangan, misalnya bincul hitam atau blackhead. Dengan mengurangi peradangan pada jerawat, Anda dapat secara langsung mengurangi ukuran. Secara teori, dengan perlahan mengurangi ukuran jerawat menggunakan es batu, nantinya Anda dapat benar-benar terbebas dari jerawat. 

Saat digunakan pada jerawat non-peradangan, es batu juga memiliki potensi untuk mengurangi tanda-tanda kemerahan sehingga dapat membuat jerawat tidak terlihat. Es batu juga dapat merawat rasa nyeri yang terjadi pada jerawat nodul dan kista. Itu semua berkat efek mati rasa jangka pendek yang diberikan oleh es batu. Meskipun dengan klaim manfaat es batu untuk jerawat tersebut, belum ada penelitian yang mengindikasikan bahwa es batu saja sudah cukup menjadi perawatan jerawat yang efektif. Namun, es batu dapat digunakan sebagai bagian rutinitas perawatan kulit bersama dengan pembersihan yang teratur, pelembap yang didesain untuk sesuai dengan jenis kulit Anda, dan penggunaan makeup non-comedogenic. 

Bagaimana menggunakan es batu untuk jerawat?

Meskipun terdengar sederhana, ada beberapa proses spesifik yang perlu Anda ingat sebelum menggunakan manfaat es batu untuk jerawat. Pertama, Anda harus membersihkan kulit terlebih dahulu, sama halnya seperti saat sebelum Anda mengoleskan perawatan jenis lain. Gunakan kain yang tipis dan bersih untuk membungkus es batu, lalu tempelkan kompres es tersebut pada jerawat selama kurang lebih satu menit. Anda bisa melakukan hal ini selama satu menit setelah membersihkan wajah di pagi atau malam hari. Apabila jerawat Anda sangat meradang, Anda bisa menempelkan kompres es tersebut beberapa kali. Pastikan Anda menunggu sekitar 5 menit pada setiap tempelan kompres untuk mencegah kerusakan kulit. 

Anda juga bisa mendapatkan manfaat es batu untuk jerawat dengan mengkombinasikannya dengan perawatan hangat, misalnya menggunakan handuk uap ataupun kompres hangat. Dengan menggunakan perawatan hangat, Anda bisa membersihkan debu dan kotoran yang terjebak di pori-pori wajah. Setelah menempelkan kompres hangat selama 5-10 menit, Anda bisa melanjutkannya dengan kompres es selama 1 menit untuk mengurangi peradangan dan pembengkakan. Ulangi proses ini selama beberapa hari hingga jerawat Anda hilang. 

Tak Hanya Perubahan Hormon, Inilah Penyebab Ambeien Saat Hamil

Ambeien atau haemorrhoid dapat muncul saat pertengahan trimester kedua hingga ketiga kehamilan, namun tidak menutup kemungkinan timbul selain waktu itu. Ibu hamil akan merasa gatal, tidak nyaman, dan sangat menyakitkan. Anda tak perlu khawatir berkebihan sebab ambien terjadi pada lebih dari setengah ibu hamil dari total seluruh kehamilan.

Tanda dan gejala

Ambeien merupakan kondisi dimana pembuluh darah di sekitar anus mengalami pembengkakan. Bentuknya mirip dengan anggur atau kelereng. Berikut ini tanda dan gejala ambeien:

  • Gatal, nyeri, dan bengkak di bagian anus
  • Kesakitan mengejan saat Buang Air Besar (BAB)
  • Keluar lendir setelah BAB
  • Pendarahan berwarna merah cerah setelah BAB

Benjolan yang mirip anggur atau kelereng perlu didorong kembali ke dalam setelah BAB. Pembuluh darah akan membesar seiring dengan usia kehamilan. Benjolan ini biasanya terjadi pada jenis ambeien dalam. Setelah bayi lahir, benjolan akan menghilang seperti normal. Akan tetapi Clinics in Colon and rectal Surgery menyebutkan, sebanyak 40% penderita ambeien tidak mengalami gejala atau asimptoatik.

Apa saja penyebab ambeien saat hamil?

Kondisi tubuh ibu hamil tentunya berbeda dengan orang pada umunya. Beberapa kondisi fisik maupun metabolisme tubuh memengaruhi timbulnya gangguan penyakit saat kehamilan seperti ambeien. Berikut ini merupakan penyebab ambeien pada ibu hamil:

  • Meningkatnya tekanan darah memicu pelebaran pembuluh darah
  • Meningkatnya tekanan pembuluh darah di sekitar anus yang disebabkan perkembangan janin dan uterus
  • Perubahan hormon
  • Konstipasi

Konstipasi wajar terjadi saat kehamilan. Berdasarkan International Journal of Obstetrics & Gynecology, riwayat ambeien sebelum hamil meningkatkan risiko ambeien saat hamil. Meskipun kebanyakan ambeien hilang setelah melahirkan, namun ada beberapa kondisi yang memicu ririko ambeien tetap ada seperti berat badan bayi lebih dari 3800 g dan mengejan selama lebih dari 20 menit saat proses persalinan.

Konstipasi juga mungkin terjadi karena kejadian duduk terlalu lama, perubahan hormon, serta efek samping konsumsi zat besi atau suplemen lainnya. Selain itu berat badan ibu yang bertambah juga memengaruhi terjadinya ambeien. Berdasarkan Journal Ners, Indeks Massa Tubuh (IMT) seseorang berhubungan dengan penyakit ambeien.

Penanganan ambien saat hamil

Penderita ambien perlu melakukan pengobatan medis sesuai dengan petunjuk dokter. Apabila dibiarkan, maka kondisinya akan semakin memburuk bahkan bisa mengakibatkan pendarahan dan menyebabkan anemia. Kejadian ini harus dihindari terutama bagi ibu hamil yang rentan mengalami anemia.

Selain pengobatan medis, Anda juga bisa melakukan perawatan tambahan mandiri di rumah. Berikut ini cara-cara yang bisa Anda lakukan:

  • Usapkan tisu atau kain halus yang telas diolesi minyak witch hazel ke area anus
  • Gunakan tisu basah lembut setaiap selesai buang air besar untuk membersihkannya
  • Duduk di dalam air hangat yang besrih selama 10 menit beberapa kali dalam sehari agar melancarkan aliran darah
  • Mandi dengan air hangat yang dicampur dengan garam Epsom
  • Kompres area anus menggunakan es selama beberapa menit selama lebih dari 1 kali sehari
  • Perbanyak aktivitas fisik dan hindari duduk terlalu lama untuk menghindari tekanan pada anus
  • Mengonsumsi air dan serat dalam jumlah cukup agar membantu melunakkan tekstur feses
  • Hindari mengejan terlalu kuat saat BAB
  • Lakukan senam Kegel untuk memperkuat otot
  • Lebih baik berbaring miring daripada duduk

Ambeien saat hamil akan menyebabkan rasa tidak nyaman berkali-kali lipat. Oleh karena itu, saat mengetahui tanda dan gejala awal, segera hubungi dokter.

Penuh Manfaat, Evening Primrose Oil Patut Dicoba

Jika Anda sedang mencari minyak nabati yang dapat memberikan banyak manfaat kesehatan, evening primrose oil jawabannya. Minyak yang berasal dari ekstrak biji tanaman evening primrose ini memiliki kandungan yang ampuh memberikan banyak keuntungan bagi tubuh Anda ketika menggunakannya. 

Ada beberapa kandungan dalam evening primrose yang membuat minyak nabati ini kaya khasiat. Di antaranya dalam minyak yang berasal dari tanaman asli Amerika Utara ini, terdapat kandungan gamma linolenic acid serta asam lemak omega-6. Kandungan-kandungan dalam evening primrose oil tersebut memiliki sifat anti inflamasi juga analgesik. 

Dengan sifat-sifat tersebut, berikut ini ragam manfaat yang dapat Anda peroleh ketika mengonsumsi evening primrose oil secara teratur. Tidak hanya menyembuhkan penyakit, secara umum minyak ini akan membuat tubuh Anda segar bugar!

  1. Mengurangi Risiko Preeklampsia

Preeklampsia merupakan kondisi naiknya tekanan darah pada ibu hamil yang dapat membahayakan keselamatan janin maupun ibunya. Mengonsumsi evening primrose oil secara teratur sepanjang kehamilan disebut-sebut dapat mengurangi risiko penyakit yang umumnya mulai tampak pada usia kandungan 20 minggu ini. 

  1. Mengurangi Nyeri Tulang 

Evening primrose oil kerap dituding memiliki potensi mengurangi nyeri tulang yang disebabkan oleh rheumatoid arthritis yang merupakan peradangan kronis. Jenis minyak nabati yang satu ini bahkan dinilai mampu mengurangi nyeri, tanpa menghadirkan efek samping tambahan. Kemampuan ini ada karena evening primrose oil memiliki kandungan gamma linolenic acid yang memiliki sifat anti inflamasi. 

  1. Mengatasi Eksim Ringan 

Beberapa negara telah memberikan izin penggunaan evening primrose oil untuk mengatasi masalah kulit berupa eksim ringan. Cara penggunaannya bisa dengan mengoleskan minyak nabati ini ke kulit yang bermasalah maupun dengan mengonsumsinya lewat mulut. Eksim ringan dapat diatasi oleh evening primrose oil karena minyak ini memiliki kemampuan memperbaiki lapisan kulit terluar lewat kandungan gamma linolenic acid. 

  1. Meredakan Gejala Menopause

Mengonsumsi evening primrose oil secara teratur dalam kisaran 6 minggu disebut mampu meredakan gejala menopause yang mengganggu. Di mana gejala yang mampu diatasi oleh penggunaan minyak nabati ini adalah hot flashes. Ini merupakan kondisi ketika tubuh terasa panas secara tiba-tiba sehingga menghadirkan perasaan tidak nyaman. Perempuan yang menjelang menopause dan rutin mengonsumsi evening primrose oil menyatakan, durasi hot flashes menjadi lebih singkat sejak ia rutin menggunakan evening primrose oil. 

  1. Menyehatkan Jantung 

Evening primrose oil memiliki sifat anti inflamasi yang secara tidak langsung dapat membantu menyehatkan jantung Anda. Pasalnya, kebanyakan penderita penyakit jantung terbukti mengalami peradangan tubuh. Dengan menghindarkan peradangan tersebut, risiko penyakit jantung pun dapat diminimalkan. Apalagi, evening primrose oil juga memiliki kemampuan untuk mengurangi kadar kolesterol dalam darah. Dengan kolesterol yang terukur, penumpukan lemak yang membuat aliran darah dan ke jantung tersumbat mampu dihindari. 

  1. Mencegah Osteoporosis 

Lewat sebuah penelitian, minyak yang berasal dari ekstrak tanaman evening primrose ini juga telah terbukti mampu meningkatkan kepadatan tulang para perempuan. Tulang yang padat sendiri mampu mencegah timbulnya pengeroposan tulang alias osteoporosis. Kemampuan minyak ini dalam menjaga kepadatan tulang karena kandungannya yang sebagian besar berupa lemak tak jenuh. Peningkatan asupan lemak tak jenuh ini kerap dikaitkan dengan penurunan risiko kehilangan mineral tulang yang menjadi penyebab tulang keropos. 

*** 

Anda dapat mengandalkan evening primrose oil untuk menjaga kesehatan tubuh dan mencegah berbagai kondisi di atas. Akan tetapi perlu diingat, sampai saat ini penggunaan minyak ini masih pro kontra karena segala khasiat yang Anda belum menghasilkan bukti yang paten. Melakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter ketika hendak menggunakan minyak nabati ini lebih disarankan.

10 Penyebab Tenggorokan Gatal yang Perlu Diketahui

Hampir semua orang sudah pernah mengalami tenggorokan gatal. Namun penderitanya akan merasa sangat tidak nyaman dan mengganggu karena tak jarang diiringi dengan gejala lainnya.

Gejala mengganggu yang sering menyertai tenggorokan gatal berupa demam, batuk kering, hingga rasa sakit ketika menelan.

Ada berbagai penyebab tenggorokan terasa gatal, obat tenggorokan gatal juga akan menyesuaikan dengan penyebabnya.

Penyebab Tenggorokan Gatal

Berikut beberapa penyebab tenggorokan gatal yang mungkin Anda alami.

  1. Mengalami Dehidrasi

Tubuh yang banyak kehilangan cairan namun sedikit minum akan mengalami dehidrasi. Biasanya terjadi saat seseorang berolahraga, ketika cuaca sedang panas, atau saat tubuh sakit.

Saat tubuh mengalami dehidrasi, tenggorokan juga akan menjadi kering sehingga menyebabkan rasa gatal.

  • Penyakit Asam Lambung

Naiknya asam lambung ke kerongkongan memberikan sensasi panas atau terbakar di tenggorokan sehingga menyebabkan tenggorokan gatal serta perih. Tak jarang penderita GERD kronis mengalami masalah tenggorokan ini.

  • Mengalami Alergi Obat

Obat-obatan tertentu bisa menyebabkan alergi pada sebagian orang, seperti misalnya antibiotik penisilan. Alergi obat dapat menyebabkan alergi dengan tingkat keparahan ringan hingga dapat mengancam jiwa. Biasanya saat mengonsumsi obat baru akan terasa gatal pada tenggorokan. Jika mengalami hal ini, bisa jadi Anda mengalami alergi obat.

  • Mengalami Infeksi Virus dan Bakteri

Tenggorokan gatal bisa menjadi gejala awal dari tonsilitis bakteri atau radang tenggorokan. Dari rasa gatal, lalu akan berlanjut ke sakit tenggorokan yang parah.

Virus flu juga bisa menyebabkan rasa gatal di tenggorokan. Saat flu, tenggorokan juga akan terasa sakit, disertai pula dengan demam, rasa nyeri tubuh, serta dada terasa tidak nyaman.

  • Rhinitis Alergi

Rhinitis alergi merupakan peradangan yang. terjadi di rongga hidung karena reaksi alergi sehingga dapat menyebabkan tenggorokan gatal. Kondisi ini terjadi saat tubuh bereaksi terhadap alergen seperti debu, asap rokok, asap kenalpot, hingga bulu hewan peliharaan.

Ketika kondisi tersebut terjadi, tubuh akan melepaskan histamin sehingga muncul gejala seperti tenggorokan terasa gatal, bersin, hidung tersumbat, mata berair dan sebagainya.

  • Alergi terhadap Makanan

Saat tubuh mengalami alergi terhadap makanan, maka akan muncul reaksi berlebihan yang terjadi beberapa saat setelah konsumsi makanan pemicu. Alergi dengan tingkat yang ringan biasanya menunjukkan gejala seperti tenggorokan atau mulut gatal. Namun, ada juga reaksi yang berlebihan dan tergolong parah yang dapat mengancam jiwa.

  • Post Nasal Drip

Ketika di saluran napas atas terlalu banyak memproduksi lendir, maka akan memunculkan rasa gatal di tenggorokan karena dahak menumpuk di tenggorokan. Post nasal drip ini dikarenakan oleh alergi rhinitis, flu atau pilek yang sudah berlangsung lama.

  • Tenggorokan Luka

Luka atau cedera pada tenggorokan juga menimbulkan rasa gatal. Penyebab tenggorokan luka bisa disebabkan oleh makanan dan minuman terlalu panas, makanan dengan tekstur keras, ataupun tajam seperti duri yang tersangkut di kerongkongan.

  • Asma

Penyakit asma juga bisa menjadi penyebab tenggorokan gatal. Asma membuat saluran udara menjadi menyempit dan meradang sehingga penderitanya akan sulit bernapas. Peradangan ini akan membuat produksi lendir berlebihan di saluran pernapasan sehingga menimbulkan rasa gatal.

  1. Sinusitis

Sinusitis atau infeksi sinus juga bisa menyebabkan tenggorokan gatal. Gejala sinus ini berupa hidung tersumbat, bersin-bersin, hidung berair, dan sejenisnya yang berlangsung selama lebih dari 10 hari. Gejala-gejala yang muncul akibat sinus ini bisa sewaktu-waktu membaik, namun bisa memburuk lagi dan terjadi berulang dalam waktu lama.

Vitiligo: Bercak Putih pada Kulit, Apa Penyebabnya?

Pernahkan Anda melihat seseorang dengan kondisi kulit dengan warna yang tidak merata, atau adanya bercak putih pada kulit? Lokasinya bisa di wajah, tangan ataupun bagian tubuh lainnya. Mungkin kondisi tersebut adalah adalah vitiligo.

Apa sebenarnya vitiligo itu sendiri dan apa penyebabnya? Pada dasarnya bercak putih yang terdapat pada tubuh seseorang bukan hanya vitiligo saja, ada beberapa penyebab dari bercak putih tersebut, misalnya, seperti panu, eksim, dan beberapa kondisi lain.

Apa itu vitiligo?

Vitiligo merupakan kondisi jangka panjang di mana bercak putih pada kulit. Hal ini disebabkan oleh kurangnya melanin yang merupakan pigmen pada kulit. Kondisi ini bisa terjadi di lokasi mana pun di tubuh seseorang, dan kebanyakan orang dengan vitiligo memiliki bercak putih di banyak area.

Area kulit yang pucat tersebut lebih rentan terhadap sengatan matahari, jadi penting untuk berhati-hati saat berada di bawah sinar matahari dan gunakan tabir surya dengan SPF yang tinggi. Area kulit yang paling sering terkena vitiligo, meliputi:

  • Mulut dan mata
  • Jari dan pergelangan tangan
  • Ketiak
  • Sekitar paha
  • Alat kelamin
  • Di dalam mulut

Terkadang juga bisa berkembang di mana ada akar rambut, seperti kulit kepala. Kurangnya melanin di kulit Anda bisa membuat rambut di area yang terkena menjadi putih atau abu-abu. Vitiligo sering kali dimulai sebagai bercak pucat pada kulit yang secara bertahap berubah menjadi putih seluruhnya.

Vitiligo tidak menyebabkan ketidaknyamanan pada kulit Anda, seperti kulit kering, tetapi bercak tersebut terkadang terasa gatal. Namun, kondisi tersebut bisa bervariasi pada tiap orang.

Jenis vitiligo

Ada dua jenis vitiligo, di antaranya:

  • Vitiligo non-segmental. Atau yang disebut vitiligo bilateral atau umum, gejala sering muncul di kedua sisi tubuh Anda sebagai bercak putih simetris, yang umumnya muncul di:
  • Punggung tangan Anda
  • Senjata
  • Kulit di sekitar tubuh, seperti mata
  • Lutut
  • Siku
  • Kaki
  • Vitiligo segmental. Pada jenis ini vitiligo atau bercak putih pada kulit hanya terdapat pada satu area tubuh saja. Vitiligo segmental lebih jarang terjadi dibandingkan non-segmental, meskipun lebih sering terjadi pada anak-anak.

Apa penyebabnya?

Vitiligo disebabkan oleh kurangnya pigmentasi yang disebut melanin di kulit. Melanin diproduksi oleh sel kulit yang disebut melanosit dan memberi warna pada kulit. Dalam vitiligo, melanosit yang bekerja untuk menghasilkan cukup melanin di kulit Anda. Hal ini menyebabkan bercak putih yang berkembang di kulit atau rambut Anda. tidak jelas mengapa menosit menghilang dari area kulit yang terkena.

Kondisi autoimun

Vitiligo non-segmental (yang paling umum terjadi) dianggap sebagai kondisi autoimun. Pada kondisi autoimun, sistem imun tidak bekerja dengan baik. Alih-alih menyerang sel asing, seperti virus, sistem kekebalan Anda menghancurkan sel-sel kulit melanosit yang membuat melanin.

Faktor risiko

Anda mungkin berisiko lebih tinggi terkena vitiligo non-segmental, jika:

  • Ada anggota keluarga lain memilikinya
  • Ada riwayat keluarga dengan kondisi autoimun lainnya, misalnya jika salah satu orang tua Anda menderita anemia pernisiosa, kondisi autoimun yang mempengaruhi perut
  • Anda menderita autoimun lainnya
  • Anda menderita melanoma (sejenis kanker kulit) atau limfoma non-Hodgkin (kanker sistem limfatik)
  • Anda memiliki perubahan tertentu pada gen Anda yang diketahui terkait vitiligo  non-segmental

Bagaimana cara mengatasinya?

Jika vitiligo parah atau membuat Anda tidak nyaman, mungkin Anda ingin mempertimbangkan untuk melakukan pengobatan. Bercak putih pada kulit yang disebabkan oleh vitiligo ini biasanya permanen, jadi pengobatan yang dilakukan hanya untuk mengurangi bercaknya saja. Beberapa pengobatan lain seperti, krim steroid atau fototerapi. Namun, sebelum itu ada baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Anda.

Ketahui dan Timbang Efek Samping Prosedur Laser Tattoo

Bagi Anda yang memiliki tato dan ingin menghapus salah satunya, laser tattoo mungkin langsung terbersit di kepala. Prosedur ini masih jadi pilihan utama (dan satu-satunya) lantaran memiliki efektivitas yang cukup baik.

Seperti namanya, laser tattoo removal merupakan metode menghilangkan tato dengan tenaga sinar dari laser. Prosedur ini hanya bisa dilakukan oleh dokter yang memang memiliki kompetensi dalam tindakan ini.

Meski memberikan hasil yang cukup memuaskan, tetapi laser tattoo terkadang juga bisa menimbulkan efek samping. Sebelum Anda melakukannya, ketahui dulu bagaimana prosesnya dan apa saja efek sampingnya.

  • Proses Laser Tattoo Removal

Proses menghilangkan tato dengan laser biasanya perlu dilakukan sebanyak 2 sampai 4 kali, meski dalam beberapa kondisi bisa juga lebih. Lamanya proses penghilangan tato dan banyaknya jumlah prosedur laser yang dilakukan tergantung pada seberapa besar ukuran tato, sekaligus tingkat kesulitannya.

Nah, secara singkat kira-kira berikut langkah-langkah dalam proses hapus tato dengan metode laser tattoo:

Memeriksa reaksi kulit terhadap sinar laser. Sebelum dokter melakukan tindakan, biasanya dia akan melakukan uji coba terlebih dahulu di sedikit area kulit untuk menentukan kekuatan energi laser yang akan digunakan untuk menghilangkan tato. Tujuannya agar kekuatan laser sesuai dengan kondisi kulit pasien.

Menembakkan sinar laser ke kulit. Setelah dilakukan uji coba, cahaya laser akan ditembakkan ke daerah kulit yang bertato, mengenai lapisan atas kulit. Anda akan merasa seperti terkena percikan minyak panas ketika sinar laser mengenai kulit Anda.

Meredakan rasa sakit. Setelah prosedur laser tattoo selesai dilakukan, dokter mungkin akan menempelkan kompres es untuk meredakan nyeri pada kulit yang baru saja dilaser. Dokter juga akan meresepkan krim antibiotik dan pelembap untuk mencegah infeksi dan mempercepat pemulihan.

Mencegah paparan sinar UV. Kemudian dokter akan memberikan beberapa informasi terkait apa yang boleh dan tidak boleh terjadi pada kulit yang dilaser. Satu hal paling penting adalah terhindar dari sinar UV. Biasanya, selama beberapa minggu hingga beberapa bulan setelah prosedur ini, Anda dianjurkan untuk membalut kulit yang baru dilaser dengan perban atau memakaikannya tabir surya untuk menghalangi sinar UV. Hal ini bertujuan untuk mencegah iritasi dan hiperpigmentasi pada kulit.

  • Efek Samping Laser Tattoo Removal

Menghapus tato dengan teknik laser tidak terlalu banyak menimbulkan efek samping, selama hal tersebut dilakukan oleh ahlinya. Namun, berikut ini ada beberapa faktor yang bisa menjadi pertimbangan, seperti:

  • Titik tato yang dihapus dapat berisiko terhadap infeksi. Anda juga mungkin akan berisiko pada penghapusan pigmen seluruhnya. Bekas luka permanen juga sangat mungkin terjadi.
  • Kemungkinan Anda juga berisiko pada hipopigmentasi (kulit menjadi lebih terang dibandingkan kulit sekitarnya) atau hiperpigmentasi (di mana kulit lebih gelap dibandingkan sekitarnya).
  • Timbulnya jaringan parut pada area kulit yang mendapat laser tattoo
  • Penggelapan kulit apabila metode laser digunakan untuk menghilangkan tattoo kosmetik, seperti tato bibir, tato alis, dan tato eyeliner

Menghilangkan tato dengan metode laser mungkin akan menimbulkan sedikit nyeri dan membuat Anda tidak nyaman. Oleh karena itu, pastikan tubuh Anda sedang dalam kondisi fit sebelum menjalani prosedur menghilangkan tato dengan laser.

Kendati demikian, efek-efek samping menghilangkan tato dapat diminimalisir apabila prosedur laser tattoo removal dilakukan oleh dokter yang memiliki kompetensi untuk melakukan tindakan ini dan bila Anda melakukan perawatan dengan benar sesuai anjuran dokter. Konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter sebelum Anda melakukan laser tattoo.

Pencegahan Cedera Pada Olahraga Bola Volly

Olahraga bola volly termasuk salah satu jenis olahraga yang diminati oleh banyak orang dan cukup populer di Indonesia maupun di dunia internasional. Olahraga ini dimainkan oleh dua grup yang saling berlawanan dan di mana setiap grup terdiri dari enam orang. 

Pun olahraga ini dapat dilakukan di beberapa tempat, misalnya saja seperti lapangan aspal, rumput, maupun voli pantai yang dilakukan di pasir pinggir pantai. Bola voli merupakan olahraga dengan risiko cedera yang sangat rendah, meskipun cedera bisa saja terjadi. Terlebih lagi jika tidak dilakukan dengan teknik yang benar. Maka keamanan penting dalam setiap kali melakukan olahraga, termasuk bola voli. 

Mengapa keamanan bola voli penting?

Meskipun tingkat cedera pada olahraga bola volly rendah, namun banyak sekali pemain yang mengalami cedera saat sedang bermain, baik saat bermain di pasir maupun lapangan aspal, di mana kaki terkilir atau terpelintir. 

Cedera yang paling umum dialami oleh pemain bola voli adalah keseleo dan kram, dan kebanyakan di pergelangan kaki. Cedera umum lainnya termasuk cedera stres berulang yang terjadi pada lutut, serta cedera jari, tulang patah, dislokasi, dan tendon robek. Jatuh di lantai dan menyebabkan benjolan atau memar, bahkan gegar otak. Selain itu, bertabrakan dengan pemain lain atau tim lawan pun kerap terjadi. 

Persiapan sebelum bermain voli

Sama seperti olahraga lainnya, olahraga bola voli pun memerlukan persiapan yang dilakukan untuk meminimalkan cedera yang terjadi, seperti:

  • Menjaga kebugaran: Pastikan Anda dalam kondisi fisik yang baik sebelum bermain bola voli. Lakukan latihan aerobik, latihan kekuatan, dan fleksibilitas secara teratur untuk meningkatkan kebugaran tubuh.
  • Lakukan pemanasan dan peregangan. Selalu luangkan waktu untuk melakukan pemanasan dan peregangan. Sebuah penelitian mengatakan bahwa otot yang dingin (belum melakukan pemanasan) lebih rentan cedera. Lakukan pemanasan dengan jumping jack, bersepeda, berlari, atau berjalan di tempat selama 3 sampai 5 menit. Kemudian regangkan secara lembut, tahan setiap sesinya selama 30 detik. 
  • Lakukan pendinginan. Peregangan di akhir latihan terlalu sering diabaikan karena jadwal yang padat. Padahal pendinginan dan peregangan ini dapat membantu mengurangi nyeri otot tetap fleksibel. Pastikan untuk melakukan peregangan setelah setiap latihan untuk mengurangi risiko cedera. 
  • Tetap terhidrasi. Bahkan dehidrasi ringan dapat mengganggu kinerja atletik. Jika Anda tidak mendapatkan cukup cairan, tubuh Anda tidak akan dapat mendinginkan dirinya secara efektif melalui keringat dan penguapan. 
  • Perlindungan matahari. Saat bermain bola voli di luar ruangan, gunakan minimal tabir surya dengan SPF 15. Anda pun dapat menggunakan topi pelindung untuk melindungi mata dan wajah Anda. 

Pastikan peralatan yang sesuai

  • Gunakan bantalan lutut untuk melindungi diri Anda dari cedera saat terjatuh atau tersungkur di lapangan
  • Gunakan celana defensif, yang memiliki bantalan dari pinggul hingga lutut, yang dapat melindungi Anda dari luka bakar dan memar akibat terjatuh
  • Kenakan sepatu yang memberikan dukungan pada pergelangan kaki Anda dan lengkungan yang kuat dan menawarkan penyerapan guncangan yang baik
  • Pertimbangkan untuk menggunakan penyangga pergelangan kaki untuk memberikan stabilitas dan mencegah kaki dan pergelangan kaki Anda terguling ke samping

Faktor risiko umum lainnya untuk cedera bola voli meliputi:

  • Serving dan spiking adalah dua aktivitas berulang yang dilakukan saat mencoba untuk menghasilkan banyak tenaga. Kombinasi pengulangan tersebut dapat mengakibatkan cedera pada otot bahu.
  • Blocking, setting dan digging adalah semua aktivitas yang diketahui dapat meningkatkan risiko cedera pada jari.
  • Sebagian besar cedera terjadi saat bola mengenai ujung jari.
  • Lompatan yang berulang dengan kekuatan penuh yang terlibat dalam spiking dan blocking dapat menyebabkan tendinitis patella, yang merupakan peradangan tendon yang menghubungkan tempurung lutut (patella) ke kaki (tibia).
  • Melengkungkan punggung yang berulang selama penyajian dapat menyebabkan nyeri punggung bawah. Jika nyeri punggung bawah semakin nyeri, disarankan untuk mengunjungi dokter untuk konsultasi lebih lanjut mengenai masalah cedera yang Anda alami. 

Kemungkinan cedera saat melakukan olahraga bola volley tentu ada meskipun risikonya kecil. Namun, Anda dapat memperkecil kemungkinan cedera jika Anda menggunakan teknik yang benar, menjaga kebugaran tubuh, dan melakukan beberapa tindakan pencegahan sederhana lainnya. Jadi, kapan mulai bermain voli lagi?