Ini Dia Ragam Makanan Yang Ampuh Redakan Flu

Flu merupakan penyakit yang tidak ada memiliki obat untuk menyembuhkannya. Obat flu yang Anda temukan hanyalah mampu meredakan gejala-gejala flu yang muncul tanpa benar-benar mematikan virus penyebab flu. Pasalnya, virus flu akan dengan sendirinya dihadapi oleh sistem imun tubuh. Untuk memaksimalkan hal itu, penderita flu harus banyak istirahat dan mendapatkan banyak asupan makanan sehingga tubuh memiliki cukup energi untuk melawan virus.

Untuk Anda yang saat ini sedang terserang flu, berikut ini adalah beberapa rekomendasi makanan untuk meredakan flu dengan baik.

1. Ice Pops

Siapa bilang minuman dingin dapat memperparah flu? Buktinya, ice pops dapat bermanfaat untuk menenangkan tenggorokan Anda saat sakit, bengkak, atau kering. Mengonsumsi ice pops juga dapat membuat tubuh lebih terhidrasi, di mana tubuh yang terhidrasi merupakan kunci utama untuk dapat melawan flu.

Untuk itu, carilah ice pops yang terbuat dari 100% jus buah untuk memastikan Anda mendapatkan nutrisi dari vitamin dan mineral, bukan hanya air gula. Untuk lebih aman dan terjamin, Anda juga dapat membuat ice pops dengan membekukan jus sendiri.

2. Roti Lapis Kalkun dengan Cranberry

Roti lapis kalkun memiliki kandungan protein tanpa lemak, yang merupakan bagian penting dari diet yang sehat. Meskipun Anda mungkin tidak menyukainya, makanan ini dapat membantu memberikan energi pada tubuh Anda untuk melawan penyakit. Tambahkan pula saus cranberry untuk menambah cita rasa dan selera makan Anda.

3. Jus Sayuran (Seledri, Wortel, dan Tomat)

Bagi Anda yang sulit untuk membuat dan makan salad, cobalah untuk membuat segelas jus sayuran rendah sodium. Minuman ini akan sangat bermanfaat untuk memulihkan kondisi Anda dengan kandungan antioksidan yang meningkatkan sistem kekebalan dan pertahanan tubuh Anda dalam melawan virus. Namun, jika Anda menyukai rasa manis, Anda juga dapat memilih jus buah-buahan.

4. Semangkuk Sup Ayam

Sup ayam dapat membantu Anda memperoleh cairan yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, kandungan gizi dari sup ayam juga sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Asupan air hangat seperti kaldu ayam, dapat berguna untuk meningkatkan hidrasi tubuh dan melegakan hidung tersumbat. Bahkan, beberapa penelitian ilmiah juga menunjukkan bahwa sup ayam dapat membantu penyembuhan flu.

5. Bawang Putih

Jika Anda menyukainya, bawang putih bisa menjadi pilihan yang baik untuk menjadi bumbu pelengkap makanan seperti pada sup ayam. Bawang putih memiliki kemampuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat membantu Anda mengatasi pilek.

6. Jahe

Jahe dapat membantu meringankan sakit perut dan mual yang muncul. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa jahe mampu membantu tubuh mengatasi peradangan. Anda dapat menambahkannya sebagai bumbu pada makanan, baik itu dengan cara diparut atau dalam bentuk bubuk. Cara lain yang banyak disukai orang adalah dengan membuat minuman jahe hangatdengan campuran teh dan lemon.

7. Teh Panas

Minuman teh hijau, the oolong, dan teh hitam dapat diandalkan untuk memberikan asupan antioksidan yang cukup bagi tubuh. Selain itu, menghirup uap dari teh panas ini juga dapat membantu membersihkan hidung Anda yang tersumbat. Tambahkan juga sesendok madu dan perasan lemon untuk meredakan sakit tenggorokan. Jika kafein menimbulkan efek samping yang kurang baik, cobalah untuk memilih teh tanpa kafein atau teh herbal.

8. Pisang

Pisang juga sangat bisa diandalkan untuk meredakan flu. Hal ini disebabkan oleh kandungan pottasium yang mampu menenangkan pikiran, serta membantu gejala sulit tidur. Dengan begitu, istirahat Anda akan menjadi lebih tenang dan tubuh Anda dapat memperoleh energi yang cukup untuk melawan virus.

9. Roti Panggang

Roti panggang atau biskuit adalah makanan ringan yang sederhana untuk dimakan saat sakit. Kandungan kalori yang tinggi dalam makanan ini penting untuk memberikan energi yang cukup bagi tubuh agar mampu melawan virus. Anda dapat memakannya bersama dengan sup ayam untuk melunakkan tekstur sehingga dapat lebih mudah untuk ditelan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Obat Batuk dan Obat Pilek

Flu yang parah disertai batuk dan pilek memang sangatlah mengganggu. Saat flu, sebagian dari Anda pasti akan pergi ke apotek dan membeli obat flu dan berharap akan sembuh dalam waktu singkat. Sayangnya, obat-obatan flu yang dijual di pasaran tidak dapat mengobati flu, melainkan hanya membuat Anda lega karena batuk, bersin, dan sesak yang menjadi gejalanya dapat diminimalisir.

Selain itu, Anda juga harus paham bahwa saat Anda mencari obat untuk mengatasi flu ke apotek, Anda tidak akan menemukan obat flu yang “sempurna”. Jangan heran jika Anda akan menemukan beberapa obat yang ampuh digunakan oleh beberapa orang tetapi tidak memberikan efek apapun pada diri Anda. Untuk itu, pahamilah beberapa jawaban dari pertanyaan yang sering diajukan serputar obat batuk dan obat pilek berikut ini.

Saat Pilek, Apakah Saya Harus Meminum Dekongestan atau Antihistamin?

Jawabannya tergantung pada apa yang menjadi penyebab dari pilek Anda. Jika hidung terasa tersumbat dan sinus Anda membengkak, dekongestan adalah pilihan tepat yang dapat membantu. Untuk aturan penggunaannya, Anda dapat meminumnya sendiri atau digabungkan dengan antihistamin. Akan tetapi, jangan lupa jika obat ini dapat meningkatkan detak jantung dan membuat Anda sulit untuk tertidur.

Selain itu, jika Anda pilek dengan hidung berair dan sering bersin, cobalah untuk meminum antihistamin. Beberapa jenis obat mungkin memiliki kandungan diphenhydramine, yang dapat membuat Anda mengantuk. Untuk itu, berhati-hatilah jika Anda akan menyetir kendaraan. Anda dapat mencoba antihistamin nonpenenang, yang tidak akan membuat Anda mengantuk.

Apakah Dekongestan Aman untuk Seseorang yang Memiliki Tekanan Darah Tinggi?

Dekongestan, seperti pseudoephedrine dan phenylephrine, dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung Anda. Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter atau apoteker untuk mencari tahu obat apa yang tepat untuk Anda minum. Anda juga dapat mencoba obat-obatan flu yang bebas dekongestan, seperti Coricidin HBP.

Seberapa Sering Semprotan Hidung Dapat Digunakan untuk Hidung Tersumbat?

Semprotan hidung dapat bekerja cepat untuk membuka hidung tersumbat pada hidung Anda. Sayangnya, obat ini hanya bekerja sementara tanpa menyembuhkan penyebab hidung tersumbat yang sebenarnya. Tidak heran jika Anda menggunakannya selama lebih dari 3 hari berturut-turut, Anda mungkin akan mendapatkan tumpukan lendir lebih banyak dari sebelumnya. Dokter menyebutnya sebagai “efek rebound”.

Apa Obat Terbaik untuk Sakit Tenggorokan?

Sakit tenggorokan sebenarnya dapat disembuhkan dengan minum banyak air dan berkumur dengan air garam. Campurkan satu sendok teh garam dengan secangkir air hangat, lalu gunakan untuk berkumur.

Selain itu, acetaminophen atau obat pelega tenggorokan dan obat penenang juga dapat meredakan sakit tenggorokan untuk sementara. Tetapi segera kunjungi dokter jika Anda mengalami demam, rasa nyeri, atau merasa sulit saat menelan. Anda mungkin mengalami radang tenggorokan dan membutuhkan antibiotik.

Apakah Kombinasi Obat-obatan Flu Dapat Efektif Meredakan Flu?

Beragam obat-obatan flu dapat menjadi pilihan yang dapat diandalkan dalam meredakan gejala yang muncul, seperti sebagai pereda nyeri, penekan batuk, dan ekspektoran yang mencairkan lendir dan meredakan pernapasan. Tapi yang pasti, kebanyakan dari mereka mengandung dekongestan atau antihistamin yang memberikan efek samping yang berbeda. Dekongestan dapat membuat Anda terjaga, obat ini biasanya berada dalam obat-obatan pilek “siang”. Berbeda dengan antihistamin, yang dapat membuat Anda mengantuk sehingga dipakai dalam versi “malam”.

Apabila Anda mencoba beberapa kombinasi obat flu, pastikan Anda mengetahui kombinasi yang aman dan tidak memberikan efek samping yang berisiko. Misalnya, jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau penyakit jantung, hindari obat yang mengandung dekongestan karena dapat memperburuk kondisi Anda. Jika Anda menderita asma atau emfisema, bicaralah dengan dokter Anda sebelum memilih obat batuk.

Apakah Antibiotik Dapat Mengobati Pilek?

Perlu dipahami, antibiotik merupakan obat-obatan yang hanya bekerja melawan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, sedangkan pilek merupakan gejala dari penyakit yang disebabkan oleh virus.

Meskipun begitu, terkadang infeksi bakteri dapat mengikuti keberadaan virus flu. Seperti yang terjadi saat Anda mendapatkan infeksi sinus setelah beberapa hari pilek selesai. Jika itu yang terjadi, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk Anda.

Apakah Obat-obatan Flu Anak-anak Aman?

Anak-anak tidak boleh mengonsumsi sembarang obat flu. Itulah sebabnya penting bagi Anda untuk tidak memberikan obat batuk dan pilek yang dijual bebas kepada anak-anak di bawah 4 tahun. Meskipun obat-obatan flu yang ditawarkan adalah obat untuk anak-anak, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak Anda sebelum menggunakannya.

Selain itu, perhatikan juga pemberian aspirin pada anak-anak. Jangan berikan anak-anak dengan usia 18 ke bawah produk obat apa pun dengan kandungan aspirin, kecuali dokter Anda secara khusus menyuruh Anda untuk melakukannya atau meresepkannya. Aspirin diberikan kepada anak-anak dengan gejala flu atau cacar air dapat menyebabkan kondisi yang berisiko dapat mematikan yang disebut sindrom Reye.