Cara Menggunakan Obat Tradisional Secara Efektif

Apa itu obat tradisional? Obat tradisional adalah ramuan berbahan tumbuhan, hewan, mineral, galenik, atau campuran semua bahan tersebut yang berfungsi sebagai media penyembuhan. Obat tradisional telah digunakan secara turun-temurun. Manfaat obat tradisional ini cukup beragam seperti kemampuan penyembuhan alami dan memberi efek samping yang lebih rendah. Akan tetapi, untuk mendapatkan manfaatnya Anda harus menggunakan obat tradisional secara benar. 

obat tradisional

Jenis obat tradisional

Menurut Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), obat tradisional diklasifikasikan ke dalam 3 jenis. Klasifikasi tersebut berdasarkan cara pembuatan, cara pembuktian, serta kegunaan obat tradisional. Berikut penjelasan lengkapnya. 

  1. Jamu 

Jamu adalah salah satu jenis obat tradisional yang tidak memerlukan pembuktian ilmiah sampai uji klinis laboratorium. Jamu hanya perlu dibuktikan dengan jaminan keamanan dan khasiatnya melalui pengalaman langsung selama ratusan tahun. Jamu terbuat dari bahan-bahan alami seperti akar, daun, kulit batang, buah, dan tubuh hewan. Jamu merupakan obat tradisional asli warisan Indonesia yang kebanyakan proses pembuatannya dengan cara direbus.

  1. Obat Herbal Terstandar (OHT)

Obat Herbal Terstandar (OHT) merupakan jenis lain dari obat tradisional. OHT adalah obat menggunakan bahan alami yang sudah teruji secara klinis. Bahan baku OHT juga telah terstandardisasi. OHT dapat diproduksi secara komersil dengan mencantumkan tanda pada wadah pembugkus berupa gambar lingakran berisi jari-jari daun 3 pasang. OHT dibuat dmenggunakan teknologi maju serta menggunakan tenaga kerja yan terampil dalam membuat ekstrak tanaman obat. 

  1. Fitofarmaka

Jenis obat tradisional terakhir adalah fitofarmaka. Fitofarmaka adalah obat tradisional yang telah melalui uji praklinis dan uji klinis bahan baku sehingga keamanan dan khasiatnya terbukti secara ilmiah. Fitofarmaka menggunakan bahan baku dari simplisia atau sediaan galenik yang sesuai syarat standar berlaku. Dari segi pembuatan, fitofarmakan sama seperti OHT menggunakan teknologi maju. Bedanya, fitofarmaka memiliki satu tahapan tambahan berupa proses uji praklinis dan uji klinis. Setelah lolos uji tersebut maka fitofarmaka dapat diproduksi dan diedarkan secara massal. 

Cara menggunakan obat tradisional

Penggunaan obat tradisional sendiri membutuhkan kesabaran sebab tidak dapat bekerja secepat obat dari dokter. Selain itu, Anda perlu memperhatikan beberapa faktor sehingga penggunaan obat tradisional dapat terjadi secara efektif dan efek sampingnya menjadi kecil. Berikut ini merupakan cara menggunakan obat tradisional. 

  1. Pastikan bahan obat sesuai 

Sebelum mulai meminum obat tradisional, Anda perlu memastikan bahwa bahan obat tersebut telah sesuai. Dalam satu jenis tanaman obat biasanya terdapat berbagai zat yang memiliki lebih dari satu manfaat. Selain itu, tanaman obat terkadang mirip dan banyak jenisnya sehingga perlu ketelitian untuk memilih yang paling tepat. 

  1. Dosis harus sesuai 

Dosis yang tepat menjadi kunci efektifitas bagi obat tradisional maupun obat konvensional. Sama halnya seperti resep dokter, dosis obat tradisional harus sesuai dengan petunjuk yang diberikan. Seringkali dosis tidak disesuaikan ketika menggunakan obat tradisional. Hal itulah yang membuat konsumsi obat tradisional menjadi tidak maksimal dalam menyembuhkan penyakit. 

  1. Berikan pada waktu yang tepat

Anda juga perlu memperhatikan waktu yang tepat untuk memberikan obat tradisional. Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi efek samping yang mungkin timbul jika salah waktu pemberian obat. Contohnya, penggunaan kunyit efektif ketika Anda sedang menstruasi, namun berbahaya jika dikonsumsi ketika masa awal kehamilan. 

  1. Menggunakan sesuai keperluan

Sama halnya dengan obat pabrik, obat tradisional pun perlu dikonsumsi sesuai keperluan. Jangan berlebihan menggunakan obat tradisional sebab tidak akan menyembuhkan penyakit malah bisa membawa penyakit baru. Ketepatan penggunaan seseuai keperluan menjadi salah satu penentu apakah obat tradisiona menjadi efektif pada tubuh atau tidak. 

Obat tradisional memang terbukti memiliki banyak khasiat terutama jika dikonsumsi menggunakan cara yang benar. Akan tetapi, obat tradisional juga memiliki kekurangan jika dibandingkan dengan obat konvensional. Jika takaran yang diberikan tidak tepat, obat tradisional malah akan membahayakan bagi tubuh Anda. Selain itu, efek samping yang membahayakan jiwa dapat muncul jika obat tradisional tidak sesuai deengan riwayat kesehatan Anda. Ada pula kemungkinan Anda mengalami alergi tertentu disebabkan oleh bahan alami obat tradisional. Oleh karena itu, berkonsultasi degan dokter tetap perlu sebab kondisi tubuh setiap orang berbeda.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*