Marak Pembajakan! Pastikan hanya Menggunakan Produk Kosmetik BPOM

Indonesia mungkin menjadi salah satu negara yang paling ramah terhadap beragam jenis barang ilegal, termasuk dari lini obat dan makanan. Kasus ini menarik, sebab dampak obat dan/atau makanan akan lebih “nyata” ketimbang barang atau perangkat lain. Itulah pentingnya cermat dalam membeli, termasuk produk kosmetik BPOM.

kosmetik

Apalagi belakangan marak kembali gelombang kosmetik ilegal masuk dan beredar di Indonesia. Seperti diketahui lewat siaran, beruntung, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil mengamankan sedikitnya ratusan jenis kosmetik.

(BPOM) mencatat, nilai temuan kosmetik ilegal dalam tiga tahun terakhir meningkat drastis. Di 2019, nilai kosmetik ilegal yang ditemukan BPOM mencapai Rp 185,9 miliar, naik dari tahun 2018 sebesar Rp 78,2 miliar dan Rp 72,6 miliar di 2017.

Produk kosmetik ini bukan hanya ilegal atau tidak memenuhi ketentuan, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan kulit. Saat pertama kali digunakan kosmetik ini mungkin aman, tetapi dalam jangka panjang ternyata membahayakan kulit. Saat analisa metodologinya berkembang ternyata ditemukan ada bahan kimia lain yang berbahaya.

Temuan kosmetik ilegal didominasi oleh produk perawatan kulit sebagai pencerah atau pemutih, antara lain RDL Hidroquinone Tretinoin Babyface, Original DR Pemutih Dokter, Deonard Whitening & Spot Removing, Temulawak Cream Night Cream, dan RDL Papaya Whitening Soap.

Banyak kosmetik masih mengandung hidrokinon (hidroquinon) dan merkuri. Penggunaan hidrokinon dapat mengakibatkan iritasi kulit dengan keluhan rasa kesemutan, terbakar, merah, dan kering pada kulit, serta perubahan warna kulit menjadi kehitaman yang permanen.

Modus operandi yang dilakukan tersangka adalah mengedarkan obat tradisional, kosmetik, dan obat ilegal secara online menggunakan akun media sosial yang dibuat pelaku, mengedarkan barang menggunakan jasa ekspedisi, dan menyimpan barang di gudang yang tersembunyi.

Pihak BPOM sebelumnya melakukan tracking dari hulu ke hilir, mulai dari proses distribusi ke peredaran. Seluruhnya dilakukan melalui media sosial. BPOM mengakui sudah mendapatkan informasi sejak lama, tetapi mereka tak gegabah dan menunggu momen yang tepat untuk membongkar kasus produk kosmetik ilegal BPOM ini.

Disinyalir, kondisi maraknya peredaran produk kosmetik tanpa BPOM alias ilegal tak terlepas dari banyaknya permintaan. Sementara pasokan atau persediaan produk kosemtik BPOM di pasar kurang sehingga memicu terjadinya pembajakan atau pemalsuan.

Tren gaya hidup masyarakat untuk tampil cantik dan sehat saat ini membuat pasar kosmetik di Indonesia terus meningkat pesat. Peningkatan permintaan ini sayangnya juga memicu beredarnya kosmetik ilegal di pasaran.

Situasi ini jelas menjadi sinyal berbahaya bagi konsumen produk kosmetik di Indonesia. Sebab kondisi tersebut seakan membuat mereka seperti dibayang-bayangi oleh produk yang bisa merugikannya.

Namun, ada beberapa langkah yang bisa dijadikan upaya agar terhindar dari situasi buruk tersebut. Salah satunya adalah mengecek keaslian produk kosmetik BPOM. Pengecekan nomor registrasi BPOM ini penting dilakukan untuk memastikan Anda menggunakan kosmetik yang aman.

Untuk melakukan cek produk kosmetik BPOM, Anda dapat mengunjungi situs resmi BPOM. Setelah itu, Anda bisa memilih tulisah ‘daftar produk’ menu bar, kemudian klik ‘cek produk BPOM’, maka Anda akan diarahkan pada halaman baru untuk melakukan pengecekan.

Setelah itu, konsumen akan diarahkan dengan instruksi yang jelas. Mereka hanya tinggal memasukkan nomor registrasi dari produk kosmetik BPOM tersebut. Bisa juga para konsumen langsung menyisir berdasarkan merek dari produk kosmetik yang bersangkutan.

Jangan Terlewat, Ini Jenis Imunisasi Wajib pada Anak

Jika Anda memiliki anak yang masih berusia di bawah 18 tahun, Anda harus menyadari perlunya melakukan imunisasi pada anak. Di Indonesia sendiri, ada beberapa jenis imunisasi yang sebaiknya diikuti oleh anak Anda.

jenis imunisasi

Imunisasi merupakan upaya untuk melindungi anak dari penyakit tertentu. Efek dari imunisasi bekerja dengan menjadikan tubuh imun atau kebal terhadap penyebab penyakit tersebut. Saat tubuh menjadi kebal, resiko terkena penyakit akan semakin rendah.

Pentingnya melakukan jenis imunisasi anak sesuai jadwal

Biasanya, imunisasi akan mulai dilakukan sejak anak masih bayi hingga berusia 18 tahun. Ada jadwal yang telah ditetapkan kepada setiap anak untuk menerima imunisasi. Penetapan jadwal tersebut terbagi ke dalam dua, yaitu jadwal imunisasi dasar dan jadwal imunisasi ulangan.

Beberapa jenis imunisasi perlu dilakukan secara berulang atau lebih dari satu kali. Jenis inilah yang akan dijadwalkan pada jadwal imunisasi ulangan. Sementara, beberapa jenis lainnya hanya perlu diterapkan satu kali saja seumur hidup.

Di Indonesia, jadwal imunisasi pada anak disesuaikan dengan standar yang direkomendasikan oleh World Health Organization (WHO). WHO, bekerja sama dengan sejumlah organisasi yang bergerak dalam bidang imunisasi, membuat jadwal imunisasi sesuai dengan hasil uji klinis yang telah dilakukan.

Banyak sekali anak yang mengalami keterlambatan dalam menerima jadwal imunisasi. Hal ini dapat menghambat kerja proteksi yang telah diberikan dari imunisasi sebelumnya, karena proteksi tersebut belum bisa memberikan perlindungan untuk jangka waktu yang terlalu panjang.

Karena itu, anak yang terlambat menerima imunisasi harus segera mengejar ketertinggalannya dan memperbaiki jadwal penerimaan imunisasi. Konsultasikan pada dokter mengenai pengaturan kembali jadwal imunisasi tersebut.

Jenis-jenis imunisasi pada anak

Imunisasi pada anak dibedakan ke dalam kelompok umur. Jenis yang diberikan disesuaikan dengan usia sang anak. Berikut ini jenis dari imunisasi anak berdasarkan kelompok usianya:

  • Usia di bawah 1 tahun

Untuk anak berusia di bawah 1 tahun, imunisasi yang diberikan berupa vaksin BCG untuk perlindungan terhadap TBC, vaksin polio, vaksin hepatitis B, vaksin campak, vaksin DPT, vaksin HiB, vaksin rotavirus, dan pneumokokus.

  • Usia 1-4 tahun

Pada usia ini, anak akan menerima beberapa jenis imunisasi, meliputi imunisasi dasar dan imunisasi ulangan. Imunisasi tersebut antara lain vaksin DPT, vaksin polio, vaksin hepatitis A, vaksin influenza, vaksin HiB, vaksin pneumokokus, tifoid, dan vaksin MMR.

  • Usia 5-12 tahun

Sama seperti golongan usia sebelumnya, pemberian vaksin pada anak usia 5-12 tahun juga meliputi imunisasi dasar dan imunisasi ulangan. Anak pada usia ini akan menerima imunisasi yang terdiri atas vaksin DPT, vaksin polio, vaksin campak, vaksin MMR, vaksin tifoid, vaksin hepatitis A, vaksin varisela, vaksin influenza, serta vaksin pneumokokus.

  • Usia 12-18 tahun

Kategori usia ini merupakan kategori usia terakhir dimana anak perlu mendapatkan imunisasi. Pada usia ini, imunisasi yang akan didapatkan berupa vaksin TT, vaksin hepatitis B, vaksin MMR, vaksin tifoid, vaksin hepatitis A, vaksin varisela, vaksin influenza, vaksin pneumokokus, dan vaksin HPV.

Setelah melewati usia 18 tahun, anak tak perlu lagi mendapatkan imunisasi. Akan tetapi, ketika memasuki usia lanjut atau lansia, beberapa jenis imunisasi mungkin kembali diperlukan, seperti imunisasi pneumokokus dan imunisasi influenza. Selalu konsultasikan pada dokter mengenai jadwal imunisasi pada anak. Pastikan untuk memahami jenis imunisasi yang harus diterima serta usia yang diperlukan untuk mendapatknya agar anak Anda tetap terlindungi dari penyakit.

Kenali Jenis-Jenis Gigitan Hewan dan Cara Mengatasinya

Hampir semua orang pernah mengalami infeksi akibat gigitan hewan, terutama gigitan kucing dan anjing. Pemicu umumnya karena luka gigitan ini terjadi di tangan atau jari-jari, bagian tubuh yang butuh waktu lebih lama melawan infeksi. Belum lagi jika terdapat kontaminasi dengan bakteri dari mulut hewan maupun kulit korban. Infeksi gigitan hewan bisa terjadi ketika bakteri masuk lewat luka terbuka di tubuh manusia. Saat bakteri berkembang biak, renspons sistem imun yang paling umum muncul adalah pembengkakan dan peradangan. Jika dibiarkan, luka gigitan hewan bisa mengancam nyawa.

Jenis-jenis infeksi akibat luka gigitan hewan

  • Gigitan anjing

Anjing bisa menggigit ketika merasa takut, antusias, terluka, atau sebagai bentuk pertahanan diri. Seluruh jenis anjing memiliki potensi menggigit manusia. Anak-anak lebih berisiko mengalami gigitan anjing dibandingkan dengan orang dewasa. Selain itu gigitan anjing yang terkena rabies dapat membuat Anda tertular rabies.

  • Gigitan kucing

Gigi kucing cukup tajam untuk menyebabkan luka tusuk yang sulit dibersihkan. Biasanya, bentuk luka gigitan kucing adalah tusukan kecil namun dalam. Ketika luka seperti ini muncul, bakteri bisa terperangkap di dalam luka.

  • Gigitan hewan buas

Selain gigitan anjing dan kucing, hewan buas seperti kelelawar, rakun, serigala, dan lainnya bisa menyebabkan infeksi rabies. Penyakit rabies termasuk yang mengancam nyawa penderitanya. Jadi, jangan tunda penanganan medis darurat ketika tergigit hewan buas seperti ini.

Dengan penanganan medis tepat, luka dapat dipastikan benar-benar bersih dan terawat. Jenis luka terbuka akibat gigitan hewan buas harus dirawat dengan baik agar tidak menjadi tempat timbulnya bakteri penyebab infeksi.

Tidak hanya bakteri dari lingkungan sekitar yang masuk ke dalam luka terbuka, hewan itu sendiri bisa menjadi pembawa bakteri. Entah itu lewat air liur atau memang sudah ada di dalam mulutnya.

Penanganan darurat luka gigitan hewan

Terlepas dari ada tidaknya layanan medis untuk penanganan luka gigitan hewan, setiap orang harus tahu langkah penanganan darurat yang harus dilakukan, di antaranya:

  • Cuci bersih area luka dengan sabun dan air mengalir
  • Tutupi area luka dengan perban yang bersih
  • Jika luka cukup dalam dan berdarah secara aktif, tekan areanya agar pendarahan berhenti
  • Menekan area luka harus dengan kain yang bersih

Tetap upayakan mencari pertolongan darurat sesegera mungkin. Faktor risiko lain yang meningkatkan risiko seseorang mengalami infeksi di antaranya jika luka tidak langsung dibersihkan, muncul luka cukup dalam, hingga sistem kekebalan tubuh yang menurun.

Saat memeriksakan diri ke dokter, selain pemeriksaan tentang kronologi kejadian dokter juga akan melakukan X-ray untuk mengidentifikasi apakah infeksi sudah menyebar ke tulang. Utamanya, ini dilakukan jika luka gigitan terjadi di tangan atau jari.

Pemeriksaan darah juga bisa membantu mendiagnosis apakah virus sudah menyebar melalui darah atau sepsisTerjadinya sepsis dan infeksi yang menyebar hingga ke tulang adalah kondisi yang bisa mengancam nyawa seseorang.

Dokter biasanya akan meresepkan antibiotik untuk mencegah munculnya infeksi. Biasanya, rangkaian perawatan berlangsung selama 5-10 hari bergantung pada seberapa parah kondisinya.

Berikut Manfaat Hiking bagi Kesehatan yang Sayang untuk Dilewatkan

Apakah Anda familiar dengan olahraga hiking? Beberapa orang mungkin akan mengaitkan olahraga ini dengan daerah dataran tinggi. Beberapa lainnya, mungkin akan mengatakan bahwa hiking itu sama dengan climbing atau panjat/daki gunung. Kegiatan hiking dilakukan dengan berjalan kaki di jalur tertentu yang telah ada atau dibuat dengan sengaja.

manfaat hiking

Seperti jenis olahraga lainnya, hiking juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Olahraga hiking dapat dilakukan oleh semua kelompok umur, baiki itu usia muda maupun tua. Dengan begitu, manfaat hiking dapat dirasakan oleh siapa saja. Namun, untuk melakukan hiking, Anda tetap membutuhkan persiapan yang matang. Kondisi tubuh yang siap untuk berolahraga, dapat memaksimalkan manfaat hiking itu sendiri.

Lebih jelas tentang manfaat hiking, Anda dapat menyimaknya di bawah ini.

  • Memperbaiki suasana hati

Anda membutuhkan pelarian dari rasa penat akibat sibuk beraktivitas. Hiking adalah pilihan yang tepat bagi Anda yang memperbaiki suasana hati atau mood. Rasa stres karena kesibukan Anda sehari-hari dapat sekejap diobati dengan perasaan tenang dan damai, karena menyatu dengan alam. Kegiatan ini juga dapat memberikan efek meditatif bagi pikiran dan tubuh Anda.

  • Menunjang kesehatan jantung

Hiking dimasukkan dalam kategori olahraga aerobik. Jenis olahraga ini dipercaya dapat memberikan manfaat bagi kesehatan jantung. Ketika Anda melakukan aktivitas hiking, di saat yang bersamaan, jantung memompa darah ke seluruh tubuh secara lebih efisien.

Di samping itu, hiking juga dipercaya dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) yang kemudian akan berdampak pada menurunnya kolesterol jahat (LDL). LDL ini diketahui sebagai pemicu penyakit jantung.

  • Mengurangi risiko osteoporosis

Selain sebagai olahraga aerobik, hiking juga termasuk dalam olahraga weightbearing yang berarti memiliki manfaat dalam mengurangi risiko osteoporosis. Hal ini digambarkan ketika Anda melakukan hiking, kedua kaki Anda secara otomatis akan mencoba untuk menahan beban dari tubuh Anda sendiri. Ketika kegiatan ini dilakukan secara rutin, maka kepadatan tulang dalam tubuh Anda akan meningkat.

Selain itu, ketika Anda berjalan kaki di alam terbuka, maka Anda secara langsung akan lebih banyak terpapar sinar matahari dan memperoleh vitamin D yang bermanfaat bagi kesehatan tulang Anda. Tidak tanggung-tanggung, manfaat vitamin D ini juga dapat meningkatkan imunitas tubuh.

  • Membantu dalam mengontrol gula darah

Jika Anda merupakan pasien diabetes tipe 2, olahraga hiking dapat menjadi pilihan ideal untuk memulai hidup sehat dan aktif.

Berdasarkan sebuah penelitian, kegiatan olahraga aerobik, termasuk di dalamnya hiking dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada organ tubuh, terutama untuk diabetes tipe 2.

  • Mengoptimalkan fungsi dan kinerja otak

Apakah Anda memiliki masalah dalam ingatan? Kondisi ini sering dikaitkan dengan bertambahnya usia seseorang. Namun, permasalahan kepikunan dapat menimpa siapa saja. Hiking dapat mencegah timbulnya kondisi ini.

Hal ini dibuktikan oleh rekomendasi dari para ahli yang menyatakan bahwa olahraga aerobik, seperti hiking dapat meningkatkan performa kognitif. Semakin sering seseorang bergerak secara aktif, maka jaringan otak akan bekerja semakin kuat dan optimal.

Jika Anda ingin melakukan hiking, pastikan bahwa Anda telah melakukan persiapan yang matang, termasuk di dalamnya mengetahui dengan jelas rute hiking yang Anda akan tempuh. Anda juga dapat melakukan olahraga ini dengan orang terdekat Anda maupun secara mandiri. Usahakan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukan kegiatan hiking, jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu.

Hobi Ngeteh di Sore Hari? Yuk Coba Rasakan Manfaat Teh Daun Kelor

Bagi Anda yang memiliki kegemaran menikmati sore hari sambil minum teh, mungkin Anda belum familier dengan teh daun kelor, ya? Padahal, daun kelor atau yang juga dikenal dengan daun moringa ini sudah lama dimanfaatkan sebagai bahan herbal untuk mengatasi penyakit tertentu. Cara mengonsumsi tanaman ini pun beragam, salah satunya dengan mengolahnya menjadi teh daun kelor.

Cara membuat teh daun kelor ini cukup sederhana. Anda hanya perlu mengeringkan daun kelor, lalu menyeduhnya dengan air panas. Walaupun Anda menyeduh daun kelor sebagai teh, khasiat dan manfaat yang Anda dapatkan akan tetap terasa maksimal.

Apa saja manfaat teh daun kelor untuk kesehatan tubuh?

Di bawah ini, akan disebutkan secara jelas manfaat teh daun kelor untuk kesehatan tubuh.

  1. Menurunkan berat badan

Teh daun kelor dipercaya dapat melancarkan metabolisme tubuh. Selain itu, mengonsumsi teh daun kelor secara rutin dapat mempercepat pembakaran kalori, mengontrol kadar gula darah dalam tubuh, dan juga di saat yang bersamaan dapat meningkatkan energi.

  1. Bermanfaat bagi kesehatan kulit

Di dalam daun kelor terdapat kandungan vitamin C dan bioflavonoid yang bermanfaat bagi kesehatan kulit. Dengan mengonsumsi teh daun kelor secara rutin, manfaat yang didapat, antara lain menjaga kelembapan kulit, mencegah timbulnya kerutan, mengobati jerawat, dan memberikan kesan wajah yang awet muda.

  1. Menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh

Kandungan vitamin C dalam teh daun kelor tadi juga bermanfaat dalam meningkatkan daya tahan tubuh dan juga melindungi tubuh dari berbagai virus penyebab flu. Fungsi ini juga didukung oleh kandungan antioksidan di dalam daun kelor itu sendiri.

  1. Membantu mengatasi disfungsi ereksi

Disfungsi ereksi atau yang dalam bahasa awamnya dikenal dengan lemah syahwat terjadi ketika aliran darah ke area penis mengalami gangguan. Dalam penelitian menggunakan hewan uji, ekstrak daun kelor ternyata bermanfaat dalam melancarkan aliran darah tersebut. Dengan begitu, permasalahan disfungsi ereksi dapat diatasi.

  1. Berpeluang mencegah timbulnya kanker

Teh daun kelor dipercaya berfungsi untuk melambatkan pertumbuhan sel kanker pankreas dan juga membuat obat kemoterapi bekerja secara maksimal. Walaupun begitu, ketika Anda sedang menjalani pengobatan kanker, hindar untuk mengonsumsi teh daun kelor terlebih dulu. Jika Anda ingin memutuskan untuk mengonsumsinya, maka lebih baik mendiskusikannya terlebih dulu dengan dokter.

  1. Membantu menyeimbangkan hormon dalam tubuh

Teh daun kelor ternyata juga berfungsi dalam menyeimbangkan hormon dalam tubuh. Dengan kata lain, komplikasi yang mungkin muncul ketika memasuki periode menopause dapat dihindari.

Ada pun risiko kesehatan yang mungkin akan muncul, antara lain menurunnya keseimbangan kadar hormon dalam tubuh, timbulnya gangguan kelenjar tiroid, dan hipotiroidisme.

  1. Baik untuk kesehatan jantung

Di dalam daun kelor mengandung kalium yang dapat bermanfaat dalam menurunkan tekanan darah. Dengan begitu, risiko terjadinya penyakit jantung juga dapat dikurangi.

  1. Meredakan kram ketika menstruasi

Daun kelor mengandung analgesik atau antinyeri. Dari kandungan tersebut, teh daun kelor dipercaya dapat mengurangi sakit akibat kram ketika menstruasi datang, termasuk di dalamnya mengatasi gejala lain yang timbul, seperti kembung, migrain, dan mood swing.

Mengenal Minyak VCO, Minyak Kelapa yang Tidak Biasa

Penggunaan minyak kelapa sudah umum digunakan untuk berbagai tujuan kesehatan. Namun, selain minyak kelapa biasa, ada juga virgin coconut oil atau minyak VCO yang memiliki manfaat alami.

minyak vco

Nama minyak VCO melambangkan proses minyak kelapa yang tidak memiliki standar baku. Kata virgin mengacu pada proses pembuatan minyak kelapa murni yang tetap mempertahankan elemen-elemen alami di dalamnya, dengan tidak mengubah aroma dan warnanya.

Apa yang membedakan minyak VCO dengan minyak kelapa biasa?

Secara garis besar, minyak kelapa biasanya didapatkan dari daging kelapa segar dan daging kelapa kering. Minyak VCO menggunakan daging kelapa yang segar, sementara minyak kelapa biasa menggunakan daging kelapa yang kering.

Setelah minyak diambil dari daging kelapa segar, minyak tidak diproses lebih lanjut menggunakan suhu tinggi ataupun campuran zat-zat kimia tertent. Proses pembuatan sepenuhnya dilakukan secara alami.

Pada metode kering, minyak dibuat dari daging kelapa segar yang dikeringkan terlebih dahulu. Setelah itu, daging kelapa yang kering akan dipanasi dengan sedikit suhu panas lalu ditekan dengan mesin untuk mengeluarkan minyak dari daging.

Selain metode kering, minyak juga bisa dihasilkan dari metode basah, yaitu metode yang lebih tradisional. Pada metode ini, daging kelapa akan diremas dan dikeluarkan santannya. Santan itu kemudian akan difermentasi, dicampur dengan enzim tertentu, lalu dipisahkan ampasnya menggunakan mesin. Dari pemisahan ini, akan keluar minyak bening yang kemudian menjadi minyak VCO.

Apabila dibandingkan dengan minyak kelapa biasa, proses ini cenderung lebih singkat karena tidak adanya pengubahan warna dan aroma. Hal inilah yang menjadikan VCO sebagai minyak alami dibandingkan dengan minyak kelapa biasa.

Kelebihan menggunakan minyak VCO

Setiap minyak kelapa memiliki manfaat yang baik bagi kesehatan. Akan tetapi, secara khusus, minyak VCO memiliki beberapa kelebihan lain yang tidak ditemukan pada minyak kelapa biasa.

Salah satu manfaat dari minyak ini adalah kemampuannya untuk mengurangi stres. Di dalam kandungan minyak ini, terdapat antioksidan yang berfungsi sebagai penangkal radikal bebas sekaligus mengurangi stres akibat olahraga atau penyakit flu.

Menurut penelitian, minyak ini juga bisa digunakan sebagai bahan pengobatan depresi. Hasil yang lebih maksimal akan didapatkan apabila mengombinasikan minyak VCO dengan tumbuhan yang mengandung antioksidan lainnya.

Pada penyakit, VCO dipercaya ampuh untuk mengatasi eksim atau dermatitis atopik, yaitu gangguan kesehatan pada kulit. Untuk mengobatinya, Anda bisa mengoleskan VCO ke kulit untuk mengurangi peradangan akibat eksim. Secara khusus, miyak ini cocok untuk digunakan pada anak-anak dan memiliki tingkat keampuhan 30% lebih tinggi dibandingkan mineral lainnya.

Efek samping menggunakan minyak VCO

Selayaknya bahan pengobatan pada umumnya, minyak VCO pun tidak terlepas dari kemungkinan adanya efek samping yang dihasilkan. Efek samping ini umumnya terjadi saat minyak dioleskan pada kulit sebagai pengobatan kondisi kulit.

Pada wanita hamil dan menyusui, pemakaian minyak ini sebaiknya hanya dilakukan berdasarkan anjuran dari dokter. Belum ada penelitian yang bisa membuktikan bahwa VCO aman untuk digunakan di tengah masa kehamilan dan menyusui.

Secara khusus, pemakaian VCO sangat tidak dianjurkan bagi penderita kolesterol. Di dalam minyak, terdapat kandungan lemak yang berpotensi untuk meningkatkan kadar kolesterol. Apabila minyak ini dicampurkan ke dalam makanan, Anda berpotensi untk mengalami peningkatan pada kadar kolesterol. Selain efek samping di atas, tidak ada efek samping lain yang mungkin akan ditimbulkan oleh minyak VCO. Untuk mendapatkan informasi pemakaian yang lebih aman, cobalah untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum penggunaannya.

Penjelasan Singkat Toksoplasmosis

Merupakan suatu kondisi di mana terjadi infeksi pada manusia yang ditimbulkan oleh parasit protozoa atau organisme bersel satu Toxplasma gondii (T.gondii) disebut dengan toksoplasmosis. Parasit jenis ini seringkali muncul pada kotoran kucing atau daging yang belum matang, infeksi pada orang yang sehat pada umumnya tidak membahayakan.

Pada orang yang sehat kondisi ini bisa diatasi dengan sistem kekebalan tubuh yang bisa mengendalikan infeksi parasit tersebut. Namun, penanganan medis serius harus dan perlu dilakukan jika infeksi yang ada menyerang seseorang dengan sistem imunitas yang rendah, termasuk pada ibu hamil, tujuannya untuk menghindari komplikasi berat.

Toksoplasmosis

Infeksi yang disebarkan dari hewan ke manusia, alias bukan antara manusia terkecuali pada perempuan  hamil yang bisa menyebarkan infeksi tersebut pada janin yang dikandung. Akibat yang ditimbulkan dari kondisi tersebut, janin bisa mengalami perkembangan yang lambat. Dalam kasus infeksi yang berat, dampak buruk yang muncul bisa keguguran dan bahkan kematian janin.

Pasca munculnya infeksi ini, parasit yang menjadi penyebabnya bisa bertahan dalam kondisi tubuh tidak aktif. Dampak yang ditimbulkan adalah memberi kekebalan seumur hidup terhadap infeksi parasit. Tetapi, ketika sistem imunitas tubuh melemah karena penyakit atau konsumsi obat tertentu, infeksi parasit bisa aktif kembali dan memicu komplikasi yang lebih parah.

Gejala Infeksi

Gejala dari infeksi yang menyerang orang sehat bisa saja tidak muncul dan penderita bisa langsung pulih sepenuhnya. Meski demikian, pada kasus lainnya gejala dapat muncul dalam beberapa minggu, seperti flu, demam, nyeri otot, kelelahan, radang tenggorokan hingga pembengkakan kelenjar getah bening dan bisa membaik dalam waktu enam minggu.

Sementara itu infeksi pada bayi dan anak-anak pada umumnya ditularkan dari si ibu pada masa kehamilan. Gejala yang lebih serius bisa dialami janin yang terinfeksi pada trimester awal kehamilan, berupa bayi prematur, keguguran hingga kematian janin di dalam kandungan. Selain itu, bayi yang lahir dengan kondisi terinfeksi akan menunjukkan gejala seperti berikut ini.

  • Kondisi warna kulit berubah menjadi kekuningan.
  • Mengalami peradangan korion, infeksi yang terjadi pada bagian belakang bola mata dan retina.
  • Pembesaran pada organ hati dan limpa dan munculnya ruam kulit, atau kulit mudah memar.
  • Mengalami kejang, hingga penumpukan cairan otak di kepala yang membuat kepala menjadi besar.
  • Atau kepala menjadi lebih kecil, diakibatkan gangguan intelektual atau retardiasi mental.
  • Kehilangan pendengaran hingga mengalami anemia.

Penyebab Infeksi Toksoplasmosis

Infeksi ini diakibatkan merupakan organisme parasit sel tunggal atau protozoa yang bisa menyebarkan infeksi pada hewan, bisa itu hewan liar maupun hewan peliharaan yang tidak terawat dengan baik alias kotor dan juga manusia. Parasit ini bisa tumbuh dalam jaringan banyak hewan, namun lebih banyak terdapat dalam tubuh kucing, berikut beberapa rute infeksi pada manusia.

  • Melalui Makanan

Parasit dalam bentuk kista dapat menginfeksi manusia melalui makanan, hal ini bisa terjadi melalui konsumsi daging yang kurang matang dan terkontaminasi parasit, terutama pada hewan seperti babi, rusa dan kambing.

  • Infeksi Hewan ke Manusia

Infeksi ini bisa terjadi terutama melalui kucing, kucing bisa terinfeksi parasit ini jika memangsa beberapa hewan dengan jenis pengerat, burung atau hewan kecil lain yang sudah terinfeksi. Hewan yang sudah terinfeksi bisa mengeluarkan parasit dalam bentuk oosit selama tiga minggu. Feses kucing yang mengandung oosit toksoplasma bisa mengontaminasi tanah dan lingkungan.

Saat Darurat, Inilah Cara Melakukan Heimlich Maneuver

Tidak sedikit orang yang harus mengalami kondisi darurat, bahkan kematian, akibat tersedak. Pasalnya, kebanyakan orang tidak memahami cara melakukan heimlich maneuver. Padahal, pengetahuan ini penting sekali.

Tersedak menjadi berbahaya sebab membuat tertutupnya jalan napas. Dengan menerapkan heimlich maneuver, objek tersebut dapat dikeluarkan. Sebab saat melakukan teknik ini, diafragma diangkat dan ada udara keluar dari paru-paru, mendorong objek tersebut.

Karena tergolong teknik sederhana, heimlich maneuver bahkan dapat dilakukan kepada diri sendiri. Namun, cara melakukan heimlich maneuver berbeda antara satu orang dengan orang lainnya, tergantung pada kondisi masing-masing.

Cara melakukan heimlich maneuver

Saat orang tersedak, tidak dapat berbicara, tidak bisa batuk, sulit bernapas, dan memberikan isyarat sedang tersedang, inilah saat heimlich maneuver perlu dilakukan. Di bawah ini, cara melakukan heimlich maneuver.

1. Pada orang dewasa dan tidak mengandung

Berdirilah di belakang orang yang tersedak, satu kaki Anda sebaiknya lebih maju agar lebih seimbang. Kemudian, bungkukan tubuh orang yang tersedak ke depan. Dengan punggung tangan, berikan lima pukulan di bagian belakang tubuhnya.

Setelah itu, lingkarkan tangan Anda di dada orang tersebut. Kepalkan tangan Anda dan letakkan di atas pusarnya, dengan posisi jempol masuk. Dengan tangan yang bebas, peganglah tangan yang mengepal tersebut. Lalu, tekan ke arah dalam dan atas.

Ulangi terus sampai objek keluar atau orang yang tersedak dapat kembali bernapas.

2. Pada ibu hamil

Saat ibu hamil tersedak, tentu heimlich maneuver yang dilakukan tidak bisa disamakan dengan orang dewasa lain, yang tidak sedang mengandung. Pada ibu hamil, heimlich maneuver dilakukan dengan melingkarkan tangan sedikit lebih tinggi dari torsonya, sekitar area tulang payudara.

Apabila ibu hamil yang tersedak tidak sadarkan diri, posisikan badannya dalam kondisi telentang. Lalu, keluarkan objek dengan menggunakan jari dalam gerakan melingkar.

3. Pada anak di bawah 1 tahun

Penerapan heimlich maneuver pada anak di bawah 1 tahun sedikit berbeda. Anda harus melakukan heimlich maneuver dalam posisi duduk dan pangku anak di paha Anda, dengan posisi kepala anak lebih rendah dari punggung.

Berikan empat pukulan atau back blow perlahan di punggungnya. Jika cara ini tidak berhasil, maka ubah posisi anak menjadi telentang, dengan bagian kepala lebih rendah dari punggung. Tempatkan dua jari pada bagian tengah tulang dada, lalu lakukan kompresi cepat sebanyak lima kali. Lakukan cara ini sampai objek tersebut keluar dan anak dapat bernapas kembali atau terbatuk.

Perlu diingat, heimlich maneuver pada anak di bawah satu tahun tidak boleh terlalu bertenaga. Sebab berisiko merusak tulang rusuk anak.

4. Pada diri sendiri

Selain kepada orang lain, heimlich maneuver juga dapat dilakukan kepada diri sendiri. Caranya, kepalkan tangan Anda dengan jempol masuk ke dalam dan letakkan di atas pusar. Lalu, pegang tangan yang sudah mengepal dengan tangan yang bebas. Beri tekanan ke arah dalam dan atas, secara bersamaan. Cara ini diulangi sampai objek berhasil dikeluarkan.

Bila cara tersebut tidak berhasil, tekan perut bagian atas pada bidang datar dan keras, seperti sisi meja atau kursi. Kemudian, tekan dengan keras dan cepat, sampai objek tersebut keluar.

Meskipun cukup sederhana, dalam keadaan darurat, banyak orang lupa cara melakukan heimlich maneuver. Maka, penting melatih skill tersebut dengan mengikuti pelatihan pertolongan pertama.