Tusuk Gigi: Lebih Banyak Manfaat atau Risikonya?

Penggunaan tusuk gigi dapat mengganggu kesehatan mulut

Makan adalah salah satu kebutuhan dasar dan utama bagi makhluk hidup, utamanya manusia. Namun, banyak pula masalah yang terdapat pada proses itu. Tak jarang masalah-masalah yang ada menyebabkan gangguan pada kesehatan manusia, contohnya keracunan, tersedak, hingga tersangkutnya makanan di sela gigi. Untuk yang terakhir mungkin terdengar sepele, tetapi hampir sebagian masalah pada kesehatan gigi bermula dari hal itu. Atas dasar itu, muncullah tusuk gigi.

Tusuk gigi diciptakan untuk mengatasi masalah yang timbul setelah makan. Kondisi gigi seseorang yang berbeda-beda, serta tekstur makanan yang berbeda pula memungkinkan tersangkutnya sesuatu di sela gigi manusia. Kondisi itu membuat tidak nyaman. Bahkan, bila kita abai kondisi itu bisa menyebabkan masalah kesehatan gigi yang serius.

Akan tetapi, banyak kalangan medis, utamanya dokter gigi yang tidak menyarankan penggunaan tusuk gigi. Alasannya sederhana, sebab alat itu menyisakan banyak cela lantaran memiliki berbagai risiko jika digunakan. Apa saja bahaya dari penggunaan tusuk gigi? Berikut di antaranya: 

  • Pengikisan

Ketika seseorang terus menyogok sela-sela gigi dengan tusuk gigi untuk menghilangkan sisa makanan yang tertinggal, hal itu akan menyebabkan pengikisan dan juga menyebabkan pendarahan. Jika ini terus dilakukan dapat menyebabkan kerusakan pada seluruh gigi.

  • Penyakit gusi

Terlalu sering memakai tusuk gigi dapat meningkatkan risiko kerusakan gusi. Tusuk gigi harus digunakan dengan sangat hati-hati dan dengan gerakan lembut. Hal ini untuk mencegah gusi terkoyak karena gerakan yang kasar.

Sesekali menggunakan tusuk gigi mungkin sah-sah saja, tetapi ketika penggunaannya terlampau sering, hal itu dapat mempengaruhi kondisi gusi. Andai masalah gusi tersebut tidak diobati hal ini dapat menyebabkan penyakit gusi parah.

  • Membuat jarak antar gigi

Ketika tusuk gigi sering digunakan di tempat yang sama, lama kelamaan hal itu akan menciptakan ruang di antara dua gigi dan akan semakin memperburuk kondisi rongga mulut Anda. 

Gunakan tusuk gigi dengan cara yang benar, yakni dengan sudut yang tepat sesuai dengan kontur yang normal. Tusuk gigi harus digerakkan dari dalam ke luar secara perlahan dengan sudut kemiringan 45 derajat. Seringkali tusuk gigi digunakan secara horizontal, sehingga dapat merenggangkan ruang di sela-sela gigi, dan makanan akan semakin mudah terselip di daerah tersebut.

  • Merusak enamel gigi

Ketika seseorang menggunakan tusuk gigi, dalam proses itu mereka juga cenderung mengunyah dari tusuk gigi yang terbuat dari plastik atau kayu dan menyebabkan kerusakan pada enamel gigi.

Enamel atau email adalah lapisan luar gigi yang bisa dilihat. Lapisan ini mengandung 5% air dan 95% zat inorganik hidroksi apalit (senyawa kalsium fospat) dan zat organik (protein dan mukopolisakarida). Zat-zat tertentu atau kebiasaan-kebiasaan buruk yang dilakukan secara terus menerus memungkinkan untuk merusak enamel atau emailk gigi ini.

  • Merusak akar gigi

Sering menggunakan tusuk gigi terlalu sering dan dengan cara yang salah memungkinkan gusi bergerak turun dari posisi sebenarnya, hal itu bisa menyebabkan kerusakan pada akar gigi. Kondisi ini akan menyebabkan rasa sakit dalam beberapa kasus.

  • Pergeseran letak gigi

Kebiasaan menggunakan tusuk gigi atau kebiasaan menggigit pulpen, pensil dan kacamata berisiko memberi banyak tekanan pada gigi. Hal ini dapat menyebabkan gigi bergeser, bahkan bisa menyebabkan gigi.

Itulah beberapa kemungkinan buruk yang bisa saja didapat jika terlalu sering atau menggunakan tusuk gigi dengan cara yang salah. Sebenarnya, tusuk gigi bermanfaat jika kita tahu cara menggunakannya secara baik dan benar. Kendati demikian, jangan terlalu sering juga, ya, menggunakan tusuk gigi meskipun alat itu cukup simpel, mudah, dan efektif.

Hal-Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Endoskopi THT Anak

Berdasarkan definisinya, endoskopi adalah suatu prosedur medis untuk mengamati bagian dalam tubuh tanpa operasi. Endoskopi bisa dilakukan di beberapa organ tubuh, termasuk endoskopi THT.

Prosedur medisi ini mengandalkan alat penunjang canggih untuk melihat, memeriksa, sekaligus mendiagnosis masalah yang terjadi di dalam tubuh sesorang. Serangkaian alat itu terdiri dari semacam tabung kecil berserat optik, kamera, dan lampu.

Semua orang bisa mendapatkan prosedur medis ini, termasuk juga anak-anak. Di bawah ini akan tersedia informasi mengenai apa-apa saja yang dapat diketahui mengenai endoskopi THT pada anak.

Apa Kegunaan Pemeriksaan Endoskopi THT?

Endoskopi THT sangat bermanfaat untuk mengetahui keadaan bagian THT (telinga, hidung, dan tenggorok). Selain itu, endoskopi THT ini juga bisa digunakan untuk mendiagnosis masalah-masalah yang timbul di telinga, hidung, dan tenggorok, termasuk laring, esofagus dan bronkus.

Kondisi-kondisi seperti mimisan berulang, telinga berdenging, nyeri tenggorok, dan berbagai masalah lain menyangkut THT, bisa diatasi dengan prosedur ini. Adapun bagi anak-anak, endoskopi THT bisa pula digunakan untuk mengambil barang atau sesuatu yang tidak sengaja masuk ke telinga, hidung, atau tenggorok mereka.

Apakah Anak akan Merasakan Sakit ketika Diendoskopi?

Secara umum, tidak. Pasalnya, sebelum proses endoskopi THT dilangsungkan, dokter akan memberikan bius pada anak. Prosedur pembiusannya beragam, tetapi yang paling sering adalah dengan menyemprotkan pada bagian yang akan diendoskop.

Kapan Endoskopi THT bagi Anak Perlu Dilakukan?

Waktu terbaik bagi anak mendapat perawata endoskopi THT adalah saat Anda sebagai orang tua, atau si anak itu sendiri merasakan ada masalah di organ THT. Misalnya:

  • Kemasukan benda asing;
  • Tinnitus atau telinga berdenging;
  • Kehilangan pendengaran;
  • Polip;
  • Sinus;
  • Mimisan dengan intensitas yang sering;
  • Papiloma laring;
  • Abses tenggorok;
  • Difteri;
  • Dan berbagai masalah THT lainnya.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Endoskopi THT

Pada prosedur endoskopi THT, anak atau pasien tak perlu menjalani puasa beberapa jam sebelum pelaksanaan. Hal ini tidak seperti prosedur endoskopi saluran cerna. Hal yang harus diperhatikan sebelum memulai endoskopi THT adalah menginformasikan apabila baru atau rutin mengonsumsi obat pengencer darah dan memakai gigi palsu.

Bagaimana Prosedur Endoskopi THT Anak Dilangsungkan?

Seperti yang sudah dapat diperkirakan, prosedur endoskopi THT berlangsung dengan memasukkan endoskop ke dalam organ yang bermasalah. Penting kiranya bagi anak atau Anda yang mendampingi untuk menyampaikan apa yang dirasa kepada dokter untuk kelancaran pemeriksaan.

Dari proses itu, gambaran organ anak yang diendoskop akan terlihat lewat monitor di samping dokter. Dokter mungkin akan mengambil sedikit jaringan pada saluran cerna jika diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah Endoskopi THT, Apakah Anak Dipersilakan Pulang atau Perlu Dirawat?

Setelah prosedur pemeriksaan dilangsungkan, biasanya bila tidak ada masalah berarti, anak bisa langsung pulang. Namun, untuk kondisi-kondisi tertentu, mungkin dokter akan membuat kebijakan lain.

Umumnya, hasil endoskopi THT tersebut akan didiskusikan oleh dokter untuk menentukan langkah selanjutnya. Mengenai hasil pemeriksaan jaringan memerlukan waktu beberapa hari jika dokter mengambil sampel biopsi.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Prosedur Endoskopi THT

Umumnya jarang terjadi masalah setelah tindakan endoskopi, pasalnya prosedur edoskopi THT ini terbilang aman dan minim risiko atau efek samping. Akan tetapi segera hubungi dokter apabila terdapat keluhan pada bagian yang diendoskopi atau perasaan yang diyakini terjadi akibat prosedur itu.

Ini Manfaat Daun Srikaya yang Perlu Diketahui

Srikaya merupakan salah satu tanaman tropis yang banyak tumbuh di kawasan Asia dan Amerika Selatan. Buah srikaya sendiri diambil dan dimakan karena rasa yang manis dan kandungannya yang kaya akan vitamin C. Selain itu, ternyata ada juga manfaat daun srikaya sebagai obat herbal.

Memang ada beberapa tanaman yang setiap bagiannya dipercaya bisa mengatasi sejumlah gejala penyakit. Salah satunya ialah tanaman srikaya. Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta menerbitkan sebuah hasil penelitian mengenai efektivitas tumbuhan srikaya bagi kesehatan. Dokter penyakit dalam dari Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas, dr. Haidar Alatas, Sp.PD.KGH. melakukan penelitian dengan menggunakan suplemen, ekstrak, biji, serta daun srikaya.

Penelitian tersebut membuktikan bahwa konsumsi suplemen srikaya oleh penderita hipertrigliserida (trigliserida tinggi), bisa mengurangi tingkat trigliserida.

Trigliserida merupakan lemak dalam darah, yang digunakan tubuh sebagai energi. Apabila jumlahnya berlebihan, tubuh akan mengalami tumpukan lemak di sejumlah bagian, termasuk pinggul dan perut.

Lalu apa saja manfaat dari daun srikaya yang bisa kamu rasakan? Daun srikaya biasanya digunakan secara tradisional dalam perawatan untuk berbagai jenis penyakit. Menurut penelitian, bagian daun dari tumbuhan srikaya mengandung senyawa alkaloid yang antara lain berguna sebagai antidiare dan antimikroba, juga mengandung senyawa ketones yang berguna bagi tubuh untuk mengubah lemak menjadi energi.

Mungkin belum banyak yang mengetahui maupun mempraktikkan pengobatan dengan daun srikaya. Padahal sebenarnya, dengan cara sederhana yang bisa dilakukan sendiri di rumah, Anda bisa mengolah daun srikaya untuk beberapa manfaat berikut ini.

  1. Menstabilkan gula darah:

Kaya akan serat, daun dari tanaman srikaya telah dikenal khasiatnya dalam memperlambat penyerapan gula di dalam tubuh kita. Sehingga, daun srikaya bisa menjaga kadar gula darah tetap pada batas normal.

  • Memelihara kesehatan jantung:

Daun yang juga kaya akan kalium dan magnesium ini juga memberikan manfaat untuk menenangkan otot jantung. Oleh karena itu, mengonsumsi daun ini bisa menurunkan risiko terhadap stroke dan penyakit jantung.

  • Memperlancar metabolisme dan menambah energi:

Daun srikaya juga berfungsi untuk membilas racun dari dalam tubuh. Air rebusan daun srikaya ini juga bisa meningkatkan metabolisme dan menambah energi Anda, untuk beraktivitas sepanjang hari.

  • Meredakan nyeri rematik:

Manfaat antiradang dan analgesik juga ditemukan pada daun srikaya. Oleh karena itu, meminum air rebusan daun srikaya juga membantu meredakan nyeri yang muncul, karena penyakit rematik maupun nyeri sendi.

  • Mencegah penuaan dini pada kulit:

Kandungan antioksidan pada daun srikaya bisa melindungi kulit Anda dari bahaya paparan sinar matahari, dan menghambat penuaan sel-sel kulit.

  • Membantu mengurangi kutu rambut:

Anda juga bisa menghilangkan kutu rambut secara alami dengan campuran daun srikaya halus dan minyak kelapa. Untuk kasus yang lebih parah sebaiknya segera ke dokter agar mendapat hasil maksimal.

  • Mengatasi kanker

Daun sirsak dipercaya mengatasi kanker, tidak hanya itu bahkan dikenal juga sebagai pencegah kanker mulai dari kanker payudara hingga paru-paru. Untuk mendapatkan khasiatnya, daun sirsak dapat dibuat menjadi teh atau mengonsumsi suplemennya.

  • Memberikan efek menenangkan:

Khasiat lain dari daun sirsak adalah sebagai anti spasmodik dan memberi efek menenangkan sehingga membantu mengurangi rasa cemas dan stres.

Itulah manfaat daun srikaya yang perlu kamu ketahui. Meski begitu, kamu harus tetap berhati-hati. Pasalnya daun srikaya juga memiliki beberapa efek samping yang bisa kamu rasakan. Maka dari itu sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter, sebelum mengonsumsi srikaya, termasuk daunnya.

Mengenal Glutathione, Antioksidan Digunakan Untuk Suntik Putih

Pernahkah Anda mendengar sebuah antioksidan yang bernama glutathione? Antioksidan ini secara alami diproduksi oleh sel-sel tubuh dan pada umumnya terbentuk dari perpaduan 3 asam amino, yaitu glutamin, glisin, dan sistein. Kadar glutathione di dalam tubuh dapat berkurang akibat beberapa faktor-faktor tertentu seperti karena kekurangan nutrisi, racun lingkungan, dan juga stres. Kadar glutathione juga dapat berkurang karena faktor usia. Selain diproduksi secara alai oleh tubuh, glutathione juga dapat dimasukkan tubuh melalui suntikan (suntik putih), secara topikal, dan melalui pernapasan (inhalasi). Glutathione juga tersedia dalam bentuk kapsul dan cair. Namun, konsumsi oral glutathione mungkin tidak akan efektif dibandingkan dengan suntikan pada beberapa kondisi tertentu.

Suplemen glutathione memiliki manfaat kesehatan. Namun beberapa orang menggunkannya dengan cara yang salah. Suntikan gluthatione, atau suntik putih, dipercaya dapat memberikan tampilan kulit yang lebih putih, cerah, dan lebih bersinar. Namun, hal tersebut sangat berbahaya dan tidak dianjurkan untuk dilakukan. Glutathione sebenarnya memilik manfaat bagi kesehatan apabila digunakan dalam kadar dan cara yang tepat. Beberapa manfaat tersebut seperti:

  • Mengurangi stres oksidatif

Stres oksidatif terjadi ketika terdapat ketidakseimbangan antara produksi radikal bebas dan kemampuan tubuh dalam melawan radikal bebas tersebut. Memiliki kadar stres oksidatif yang tinggi dapat menyebabkan berbagai penyakit berbahaya, seperti diabetes, kanker, dan arthritis. Glutathione dapat mencegah dampak dari stres oksidatif sehingga dapat menurunkan risiko penyakit tersebut.

Sebuah artikel yang diterbitkan dalam Jurnal Ilmu dan Terapi Kanker mengindikasikan bahwa kekurangan glutathione dapat berujung pada meningkatnya level stres oksidatif, yang dapat menyebabkakn kanker. Dengan menaikkan kadar glutathione di dalam tubuh, kadar antioksidan dan kemampuan resistansi tubuh terhadap stres oksidatif yang ada pada sel-sel kanker juga ikut meningkat.

  • Dapat meringankan gejala psoriasis

Sebuah studi kecil mengindikasikan bahwa protein whey, ketika dikonsumsi langsung, dapat meringankan gejala psoriasis dengan atau tanpa perawatan tambahan. Protein whey sebelumnya sudah didemonstrasikan dapat meningkatkan kadar glutathione.

  • Mengurangi kerusakan sel pada penderita penyakit hati berlemak alkoholik dan non-alkoholik

Kematian sel di dalam hati dapat diperburuk akibat kekurangan antioksidan seperti glutathione. Hal ini dapat berujung pada satu jenis penyakit yang disebut penyakti hati berlemak pada mereka yang minum alkohol dan yang tidak. Glutathione sudah terbukti dapat meningkatkan protein, enzim, level bilirubin di dalam darah pada mereka yang menderita penyakit hati berlemak kronis, baik yang alkoholik maupun yang tidak.

Sebuah studi juga menunjukkan bahwa glutathione akan lebih efektif apabila diberikan pada mereka yang menderita penyakit hati berlemak dengan cara intravena dalam dosis yang tinggi. Selanjutnya, studi lain juga menunjukkan meminum suplemen glutathione memiliki efek yang positif pada penderita hati berlemak non-alkoholik apabila diikuti dengan perubahan gaya hidup yang lebih sehat. Dalam studi ini, suplemen glutathione diberikan dalam dosis 300 mg setiap harinya selama 4 bulan.

  • Mengurangi gejala penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson menyerang sistem saraf pusat dengan gejala yang paling umum terjadi adalah tremor. Saat ini, tidak ada obat untuk penyakit Parkinson. Sebuah studi mendokumentasikan suntikan glutathione memiliki efek positif terhadap gejala Parkinson seperti tremor dan kekakuan.

Glutathione merupakan antioksidan yang baik bagi tubuh. Namun, banyak orang menyalahgunakannya untuk digunakan sebagai suntik putih. Yang mereka tidak tahu adalah apabila digunakan tanpa pengawasan dan dalam kadar yang tinggi, dapat menyebabkan penyakit kronis.

Manfaat Rosemary untuk Perawatan Kulit

Manfaat rosemary (Rosmarinus officinalis) sangat banyak, mulai dari melembabkan kulit Anda dan mendukung pengembangan kolagen yang sehat hingga memerangi radikal bebas yang merusak kulit Anda.

Sejak zaman kuno, ramuan aromatik rosemary memiliki peran penting dalam ritual keagamaan, resep kuliner, serta obat alami. Meskipun manfaatnya bervariasi tergantung pada cara Anda menggunakannya, rosemary ternyata menjadi tambahan yang bagus untuk rutinitas perawatan kulit Anda.

Rosemary sendiri kaya akan nutrisi termasuk zat besi, kalsium, vitamin dan antioksidan. Rosemary dalam berbagai bentuk, seperti ekstrak herbal, minyak rosemary dan asam rosemarinic-efektif untuk banyak jenis kulit dan ditemukan dalam pembersih perawatan kulit, seperti sabun, masker, toner dan krim.

Ramuan rosemary digunakan secara luas dalam aromaterapi karena sifat stimulannya menyegarkan, meremajakan dan membantu Anda merasa berenergi.

Inilah cara ramuan rosemary dapat bermanfaat bagi kulit Anda:

  • Mencegah Penuaan Pada Kulit Anda

Karena mengandung antioksidan kuat alami, minyak rosemary memperkuat kapiler dan membantu memperlambat efek penuaan pada kulit Anda. Rosemary juga dapat mengencangkan kulit kendur dan longgar untuk membuat kulit Anda terlihat lebih kencang dan elastis. Selain itu, rosemary merangsang aktivitas biologis dan pertumbuhan sel untuk mengurangi garis-garis halus dan keriput di wajah Anda.

  • Mengobati Jerawat

Dengan sifat desinfektan dan antibiotik yang kuat dari rosemary, rosemary dapat membantu mengobati jerawat dan kondisi kulit berminyak pada Anda. Ketika dipijat ke wajah, minyak rosemary dapat membantu mencerahkan bintik-bintik gelap dan noda pada kulit Anda sehingga menghasilkan kulit yang lebih baik.

  • Mencegah Infeksi

Sifat anti-inflamasi dari ekstrak rosemary membantu mengurangi pembengkakan pada kulit Anda. Rosemary juga membantu Anda dalam menyembuhkan luka bakar dan menyejukkan kulit. Kualitas obat dari ramuan rosemary membuatnya menjadi obat yang kuat untuk kondisi kulit kronis termasuk dermatitis, eksim dan psoriasis.

  • Deodorant Natural

Rosemary dapat menjadi pilihan yang bagus untuk deodoran alami untuk menjaga tubuh Anda dari bahan kimia yang keras dalam antiperspiran dari tubuh alami Anda. Cukup oleskan cuka sari apel dan minyak rosemary pada kapas dan usap langsung pada ketiak Anda untuk menjaga Anda dari bau badan.

Rosemary memiliki banyak manfaat yang dapat Anda gunakan. Rosemary dapat Anda tambahkan baik ke makanan Anda, menggunakannya sebagai teh atau mengambil sarinya sebagai suplemen, antioksidan dalam rosemary membantu mencegah kerusakan kulit dan memaksimalkan warna kulit dengan menetralkan radikal bebas. Karena kerusakan radikal bebas dapat merusak struktur pendukung di kulit Anda, menyebabkan kerutan, kendur dan warna kulit tidak merata.  Ramuan beraroma ini merupakan sumber zat besi, kalsium dan vitamin B6 yang baik, yang mendukung kadar kolagen yang sehat.  Rosemary juga merupakan sumber mangan yang kaya, mineral yang membantu meminimalkan keriput dan melindungi kulit dari kerusakan.

Punya Bekas Luka? Kenali Jenis dan Cara Menghilangkannya

Siapa yang tidak senang memiliki kulit yang mulus? Kulit berfungsi melindungi bagian tubuh lain. Bayangkan selembar sutra, satu robekan kecil saja bisa membuat tampilannya tampak berbeda. Setiap luka, baik luka bakar, cedera, tergores, hingga sisa operasi bisa menimbulkan bekas luka.

Bagaimana Bekas Luka Bisa Terjadi?

Bekas luka muncul sebagai reaksi alami tubuh saat kulit melalui proses penyembuhan setelah terluka. Bagaimana bentuk dan cara menghilangkan bekas luka tergantung pada berbagai faktor.

Selain kedalaman dan ukuran luka, lokasi di mana ia berada juga menjadi faktor penentu cara menghilangkan bekas luka. Demikian juga dengan usia, jenis kelamin hingga warna kulit.

Jenis-Jenis Bekas Luka

Ada beberapa jenis bekas luka yang biasa kita temukan antara lain:

  • Luka Keloid. Luka keloid ini muncul akibat proses penyembuhan yang berjalan terlalu agresif. Akibatnya, bekas luka akan menonjol melebihi bagian asli kulit yang luka. Seiring berjalannya waktu, keloid bisa menghambat aktivitas Anda karena dapat menyebar ke bagian kulit lain yang tidak luka. Cara menghilangkan bekas luka keloid biasanya dengan operasi, suntikan steroid, maupun silikon.
  • Bekas luka kontraktur. Jika kulit Anda terbakar, Anda mungkin akan memiliki bekas luka kontraktur. Bekas luka ini membuat kulit terasa kencang dan dapat mengganggu kemampuan Anda untuk bergerak. Bekas luka kontraktur yang dalam dapat memengaruhi otot dan saraf.
  • Bekas luka hipertrofik. Bekas luka ini mirip dengan keloid tetapi tidak sampai melebar ke bagian kulit lain, hanya di bagian yang luka saja. Cara menghilangkan bekas luka hipertrofik adalah dengan suntikan steroid untuk mengurangi peradangan dan lembaran silikon untuk meratakan bekas luka.
  • Bekas luka jerawat. Bekas jerawat kadang meninggalkan bekas luka di wajah. Ada banyak jenis bekas jerawat, mulai dari lubang yang dalam hingga bekas luka yang bersudut atau mirip gelombang. Pilihan perawatan tergantung pada jenis bekas jerawat yang Anda miliki.

Cara Menghilangkan Bekas Luka

  • Menggunakan krim, salep atau gel yang dijual bebas atau dengan resep dokter. Produk-produk semacam ini bisa digunakan untuk merawat luka bekas cedera atau bekas jerawat. Agar Anda mendapatkan pengobatan yang tepat, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter.
  • Operasi. Untuk bekas luka dalam yang parah, prosedur operasi mungkin akan diperlukan. Prosedur ini mencakup cangkok kulit, pemotongan, dermabrasi hingga operasi laser. Jika diharuskan cangkok, dokter biasanya akan mengambil bagian dari anggota tubuh yang lain.
  • Suntikan. Memberikan suntikan berupa steroid bisa dilakukan untuk bekas luka yang menonjol seperti keloid.

Pengobatan bekas luka yang diakibatkan oleh kecelakaan biasanya ditanggung oleh asuransi. Namun untuk tujuan kecantikan, Anda akan dikenakan biaya sendiri. Untuk pengobatan dengan asuransi, pastikan terlebih dahulu apakah prosedur penghilangan bekas luka juga ditanggung oleh perusahaan asuransi yang Anda gunakan.

Rokok Elektrik Vape Ternyata Berbahaya Bagi Remaja

Rokok elektrik vape sering dianggap sebagai pengganti yang lebih aman untuk para perokok konvensional. Pada tahun 2017, tercatat 3% anak usia SMP dan 12% anak usia SMA sudah mencoba rokok elektrik vape ini. Meski jumlah ini terdengar sedikit namun ternyata naik pesat sebanyak 500% di kalangan SMP dan 800% untuk usia SMA. Sama seperti rokok biasa, sebenarnya ada bahaya rokok elektrik yang mungkin tidak disadari.

Bagaimana Cara Kerja Rokok Elektrik Vape?

Rokok elektrik ini pada dasarnya merupakan alat untuk mengkonsumsi nikotin, zat kimia adiktif yang terdapat dalam tembakau. Lembaga Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat (FDA)  berharap penggunaan vape bisa mengurangi jumlah perokok yang selama ini menyebabkan kematian paling besar di negara tersebut.

Asap yang dihasilkan rokok konvensional selama ini dianggap sebagai penyebab masalah kesehatan. Rokok elektrik yang tidak melibatkan pembakaran tembakau dianggap sebagai solusi pengganti mengisap nikotin. Cara ini juga dianggap bisa mengurangi asupan nikotin yang dihirup dibandingkan dengan merokok tembakau secara langsung.

Namun masalah terbesarnya bukanlah itu. Alih-alih membantu orang berhenti merokok, rokok elektrik dipasarkan dengan target para remaja yang sayangnya mereka adalah orang-orang yang paling mudah terpengaruh bahaya rokok elektrik.

Apa Bahaya Rokok Elektrik Bagi Remaja?

Ada 3 hal yang menjadi alasan mengapa vape sangat berbahaya untuk anak-anak usia muda:

  • Nikotin bisa mengganggu perkembangan otak. Anak muda yang mengonsumsi nikotin berisiko lebih tinggi mengalami kecanduan dan berbagai masalah kesehatan lainnya.
  • Mengisap rokok elektronik sendiri bisa mengakibatkan gangguan pernapasan.
  • Meski pada orang dewasa dianggap bisa mengurangi kebiasaan merokok, penggunaan rokok elektrik vape pada anak muda malah akan membuat mereka mulai merokok tembakau.

Kekhawatiran inilah yang akhirnya membuat FDA meluncurkan aturan untuk membatasi penggunaan vape untuk anak muda.  FDA bahkan sudah menargetkan beberapa produsen rokok elektrik besar untuk mengatur ulang strategi pemasaran mereka dengan menentang penggunaan e-cigarette untuk anak muda. Cara lain seperti pendidikan dan regulasi juga terus dilakukan untuk membatasi penggunaan.

Apa yang Harus Orang Tua Lakukan?

  • Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai rokok elektrik dan bagaimana dampaknya bagi kesehatan remaja.
  • Bicaralah dengan anak Anda mengenai rokok elektrik vape. Tanyakan apa mereka pernah mencobanya. Kalau perlu tanyakan kepada teman-temannya. Pastikan anak-anak paham tentang bahayanya.

Membicarakan masalah penggunaan rokok elektrik dengan pihak berwenang seperti guru dan komunitas sekolah juga bisa membantu Anda mencegah anak-anak mencoba menghisap vape. Yang perlu kita lakukan adalah bertindak sebelum efeknya semakin parah.

Puting Sakit? Mungkin Ini Penyebabnya!

Puting merupakan salah satu area yang tergolong sensitif. Jika puting terasa sakit, ada beberapa alasan yang mungkin menyebabkannya. Beberapa penyebab yang menyebabkan puting sakit adalah karena pakaian yang ketat, adanya ruam, serta infeksi yang dapat membuat kulit menjadi iritasi. Bagi wanita khususnya, puting yang terasa sakit biasa terjadi saat menstruasi, hamil, serta saat menyusui.

Rasa sakit pada puting mungkin membuat Anda bertanya-tanya apakah Anda menderita kanker payudara. Sebenarnya hal ini jarang menjadi gejala utama penyakit tersebut, tetapi Anda tetap harus memeriksakan diri ke dokter jika rasa nyeri pada puting tidak kunjung hilang.

Berikut adalah beberapa penyebab paling umum dari puting yang terasa sakit dan cara mengobatinya.

Ukuran Pakaian yang Tidak Pas


Kemeja atau bra yang longgar dapat menggesek puting Anda dan mengiritasi kulit Anda, terutama dengan gerakan berulang seperti lari jarak jauh. Terlalu banyak gesekan bisa membuat puting susu Anda berdarah.

Hindari masalah ini dengan mengenakan atasan dan bra yang cocok untuk Anda. Sebelum Anda berlari, tutupi puting Anda dengan perban tahan air atau pelindung puting untuk melindunginya.

Saat radang menyebabkan rasa sakit, oleskan salep antibiotik. Kemudian tutupi puting dengan kain kasa steril.

Kondisi Kulit

Nyeri ditambah ruam gatal dan bengkak di sekitar puting bisa menjadi tanda-tanda iritasi kulit yang disebut dermatitis. Alergi dan iritasi dari lingkungan Anda bisa menyebabkan kondisi umum ini. Eksim, juga disebut dermatitis atopik, terjadi karena kulit kering, genetika, dan masalah dengan sistem kekebalan tubuh.

Mengobati eksim akan mengurangi rasa sakit yang ditimbulkannya. Dokter mungkin memberi Anda:

  • Krim steroid
  • Krim atau lotion yang menenangkan sistem kekebalan tubuh Anda
  • Terapi cahaya (fototerapi)

Jika dermatitis Anda disebabkan oleh alergi atau iritasi, dokter mungkin menyarankan pil antihistamin, pelembab, dan krim kortikosteroid untuk kulit Anda. Mandi oatmeal juga bisa meredakan rasa sakit.

Hubungi dokter Anda jika gejalanya tidak membaik dalam beberapa minggu atau jika memburuk.

Menstruasi

Puting dan payudara yang sakit bisa menjadi tanda bahwa menstruasi Anda akan datang. Meningkatnya kadar estrogen menyebabkan jaringan payudara membengkak. Rasa sakit biasanya akan berhenti setelah periode menstruasi selesai atau tidak lama setelah itu.

Kehamilan

Perubahan hormon juga menyebabkan puting terasa sakit selama kehamilan. Pilihlah bra yang pas untuk meredakannya. Jika payudara Anda benar-benar sakit, tanyakan kepada dokter Anda mana penghilang rasa sakit yang aman untuk Anda ambil selama kehamilan.

Menyusui

Saat bayi menempel di payudara Anda, Anda mungkin merasakan sedikit rasa sakit di puting. Rasa sakit akan berhenti setelah beberapa detik. Jika bayi Anda tidak menyusu dengan benar, rasa sakit itu bisa bertahan selama menyusu secara keseluruhan. Mungkin terasa seperti cubitan yang tajam. Puting Anda juga bisa berdarah jika terjadi terus-menerus. Pastikan bayi menyusu dengan benar agar gejala tersebut bisa hilang.