Manfaat Rosemary untuk Perawatan Kulit

Manfaat rosemary (Rosmarinus officinalis) sangat banyak, mulai dari melembabkan kulit Anda dan mendukung pengembangan kolagen yang sehat hingga memerangi radikal bebas yang merusak kulit Anda.

Sejak zaman kuno, ramuan aromatik rosemary memiliki peran penting dalam ritual keagamaan, resep kuliner, serta obat alami. Meskipun manfaatnya bervariasi tergantung pada cara Anda menggunakannya, rosemary ternyata menjadi tambahan yang bagus untuk rutinitas perawatan kulit Anda.

Rosemary sendiri kaya akan nutrisi termasuk zat besi, kalsium, vitamin dan antioksidan. Rosemary dalam berbagai bentuk, seperti ekstrak herbal, minyak rosemary dan asam rosemarinic-efektif untuk banyak jenis kulit dan ditemukan dalam pembersih perawatan kulit, seperti sabun, masker, toner dan krim.

Ramuan rosemary digunakan secara luas dalam aromaterapi karena sifat stimulannya menyegarkan, meremajakan dan membantu Anda merasa berenergi.

Inilah cara ramuan rosemary dapat bermanfaat bagi kulit Anda:

  • Mencegah Penuaan Pada Kulit Anda

Karena mengandung antioksidan kuat alami, minyak rosemary memperkuat kapiler dan membantu memperlambat efek penuaan pada kulit Anda. Rosemary juga dapat mengencangkan kulit kendur dan longgar untuk membuat kulit Anda terlihat lebih kencang dan elastis. Selain itu, rosemary merangsang aktivitas biologis dan pertumbuhan sel untuk mengurangi garis-garis halus dan keriput di wajah Anda.

  • Mengobati Jerawat

Dengan sifat desinfektan dan antibiotik yang kuat dari rosemary, rosemary dapat membantu mengobati jerawat dan kondisi kulit berminyak pada Anda. Ketika dipijat ke wajah, minyak rosemary dapat membantu mencerahkan bintik-bintik gelap dan noda pada kulit Anda sehingga menghasilkan kulit yang lebih baik.

  • Mencegah Infeksi

Sifat anti-inflamasi dari ekstrak rosemary membantu mengurangi pembengkakan pada kulit Anda. Rosemary juga membantu Anda dalam menyembuhkan luka bakar dan menyejukkan kulit. Kualitas obat dari ramuan rosemary membuatnya menjadi obat yang kuat untuk kondisi kulit kronis termasuk dermatitis, eksim dan psoriasis.

  • Deodorant Natural

Rosemary dapat menjadi pilihan yang bagus untuk deodoran alami untuk menjaga tubuh Anda dari bahan kimia yang keras dalam antiperspiran dari tubuh alami Anda. Cukup oleskan cuka sari apel dan minyak rosemary pada kapas dan usap langsung pada ketiak Anda untuk menjaga Anda dari bau badan.

Rosemary memiliki banyak manfaat yang dapat Anda gunakan. Rosemary dapat Anda tambahkan baik ke makanan Anda, menggunakannya sebagai teh atau mengambil sarinya sebagai suplemen, antioksidan dalam rosemary membantu mencegah kerusakan kulit dan memaksimalkan warna kulit dengan menetralkan radikal bebas. Karena kerusakan radikal bebas dapat merusak struktur pendukung di kulit Anda, menyebabkan kerutan, kendur dan warna kulit tidak merata.  Ramuan beraroma ini merupakan sumber zat besi, kalsium dan vitamin B6 yang baik, yang mendukung kadar kolagen yang sehat.  Rosemary juga merupakan sumber mangan yang kaya, mineral yang membantu meminimalkan keriput dan melindungi kulit dari kerusakan.

Punya Bekas Luka? Kenali Jenis dan Cara Menghilangkannya

Siapa yang tidak senang memiliki kulit yang mulus? Kulit berfungsi melindungi bagian tubuh lain. Bayangkan selembar sutra, satu robekan kecil saja bisa membuat tampilannya tampak berbeda. Setiap luka, baik luka bakar, cedera, tergores, hingga sisa operasi bisa menimbulkan bekas luka.

Bagaimana Bekas Luka Bisa Terjadi?

Bekas luka muncul sebagai reaksi alami tubuh saat kulit melalui proses penyembuhan setelah terluka. Bagaimana bentuk dan cara menghilangkan bekas luka tergantung pada berbagai faktor.

Selain kedalaman dan ukuran luka, lokasi di mana ia berada juga menjadi faktor penentu cara menghilangkan bekas luka. Demikian juga dengan usia, jenis kelamin hingga warna kulit.

Jenis-Jenis Bekas Luka

Ada beberapa jenis bekas luka yang biasa kita temukan antara lain:

  • Luka Keloid. Luka keloid ini muncul akibat proses penyembuhan yang berjalan terlalu agresif. Akibatnya, bekas luka akan menonjol melebihi bagian asli kulit yang luka. Seiring berjalannya waktu, keloid bisa menghambat aktivitas Anda karena dapat menyebar ke bagian kulit lain yang tidak luka. Cara menghilangkan bekas luka keloid biasanya dengan operasi, suntikan steroid, maupun silikon.
  • Bekas luka kontraktur. Jika kulit Anda terbakar, Anda mungkin akan memiliki bekas luka kontraktur. Bekas luka ini membuat kulit terasa kencang dan dapat mengganggu kemampuan Anda untuk bergerak. Bekas luka kontraktur yang dalam dapat memengaruhi otot dan saraf.
  • Bekas luka hipertrofik. Bekas luka ini mirip dengan keloid tetapi tidak sampai melebar ke bagian kulit lain, hanya di bagian yang luka saja. Cara menghilangkan bekas luka hipertrofik adalah dengan suntikan steroid untuk mengurangi peradangan dan lembaran silikon untuk meratakan bekas luka.
  • Bekas luka jerawat. Bekas jerawat kadang meninggalkan bekas luka di wajah. Ada banyak jenis bekas jerawat, mulai dari lubang yang dalam hingga bekas luka yang bersudut atau mirip gelombang. Pilihan perawatan tergantung pada jenis bekas jerawat yang Anda miliki.

Cara Menghilangkan Bekas Luka

  • Menggunakan krim, salep atau gel yang dijual bebas atau dengan resep dokter. Produk-produk semacam ini bisa digunakan untuk merawat luka bekas cedera atau bekas jerawat. Agar Anda mendapatkan pengobatan yang tepat, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter.
  • Operasi. Untuk bekas luka dalam yang parah, prosedur operasi mungkin akan diperlukan. Prosedur ini mencakup cangkok kulit, pemotongan, dermabrasi hingga operasi laser. Jika diharuskan cangkok, dokter biasanya akan mengambil bagian dari anggota tubuh yang lain.
  • Suntikan. Memberikan suntikan berupa steroid bisa dilakukan untuk bekas luka yang menonjol seperti keloid.

Pengobatan bekas luka yang diakibatkan oleh kecelakaan biasanya ditanggung oleh asuransi. Namun untuk tujuan kecantikan, Anda akan dikenakan biaya sendiri. Untuk pengobatan dengan asuransi, pastikan terlebih dahulu apakah prosedur penghilangan bekas luka juga ditanggung oleh perusahaan asuransi yang Anda gunakan.

Rokok Elektrik Vape Ternyata Berbahaya Bagi Remaja

Rokok elektrik vape sering dianggap sebagai pengganti yang lebih aman untuk para perokok konvensional. Pada tahun 2017, tercatat 3% anak usia SMP dan 12% anak usia SMA sudah mencoba rokok elektrik vape ini. Meski jumlah ini terdengar sedikit namun ternyata naik pesat sebanyak 500% di kalangan SMP dan 800% untuk usia SMA. Sama seperti rokok biasa, sebenarnya ada bahaya rokok elektrik yang mungkin tidak disadari.

Bagaimana Cara Kerja Rokok Elektrik Vape?

Rokok elektrik ini pada dasarnya merupakan alat untuk mengkonsumsi nikotin, zat kimia adiktif yang terdapat dalam tembakau. Lembaga Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat (FDA)  berharap penggunaan vape bisa mengurangi jumlah perokok yang selama ini menyebabkan kematian paling besar di negara tersebut.

Asap yang dihasilkan rokok konvensional selama ini dianggap sebagai penyebab masalah kesehatan. Rokok elektrik yang tidak melibatkan pembakaran tembakau dianggap sebagai solusi pengganti mengisap nikotin. Cara ini juga dianggap bisa mengurangi asupan nikotin yang dihirup dibandingkan dengan merokok tembakau secara langsung.

Namun masalah terbesarnya bukanlah itu. Alih-alih membantu orang berhenti merokok, rokok elektrik dipasarkan dengan target para remaja yang sayangnya mereka adalah orang-orang yang paling mudah terpengaruh bahaya rokok elektrik.

Apa Bahaya Rokok Elektrik Bagi Remaja?

Ada 3 hal yang menjadi alasan mengapa vape sangat berbahaya untuk anak-anak usia muda:

  • Nikotin bisa mengganggu perkembangan otak. Anak muda yang mengonsumsi nikotin berisiko lebih tinggi mengalami kecanduan dan berbagai masalah kesehatan lainnya.
  • Mengisap rokok elektronik sendiri bisa mengakibatkan gangguan pernapasan.
  • Meski pada orang dewasa dianggap bisa mengurangi kebiasaan merokok, penggunaan rokok elektrik vape pada anak muda malah akan membuat mereka mulai merokok tembakau.

Kekhawatiran inilah yang akhirnya membuat FDA meluncurkan aturan untuk membatasi penggunaan vape untuk anak muda.  FDA bahkan sudah menargetkan beberapa produsen rokok elektrik besar untuk mengatur ulang strategi pemasaran mereka dengan menentang penggunaan e-cigarette untuk anak muda. Cara lain seperti pendidikan dan regulasi juga terus dilakukan untuk membatasi penggunaan.

Apa yang Harus Orang Tua Lakukan?

  • Cari informasi sebanyak-banyaknya mengenai rokok elektrik dan bagaimana dampaknya bagi kesehatan remaja.
  • Bicaralah dengan anak Anda mengenai rokok elektrik vape. Tanyakan apa mereka pernah mencobanya. Kalau perlu tanyakan kepada teman-temannya. Pastikan anak-anak paham tentang bahayanya.

Membicarakan masalah penggunaan rokok elektrik dengan pihak berwenang seperti guru dan komunitas sekolah juga bisa membantu Anda mencegah anak-anak mencoba menghisap vape. Yang perlu kita lakukan adalah bertindak sebelum efeknya semakin parah.

Puting Sakit? Mungkin Ini Penyebabnya!

Puting merupakan salah satu area yang tergolong sensitif. Jika puting terasa sakit, ada beberapa alasan yang mungkin menyebabkannya. Beberapa penyebab yang menyebabkan puting sakit adalah karena pakaian yang ketat, adanya ruam, serta infeksi yang dapat membuat kulit menjadi iritasi. Bagi wanita khususnya, puting yang terasa sakit biasa terjadi saat menstruasi, hamil, serta saat menyusui.

Rasa sakit pada puting mungkin membuat Anda bertanya-tanya apakah Anda menderita kanker payudara. Sebenarnya hal ini jarang menjadi gejala utama penyakit tersebut, tetapi Anda tetap harus memeriksakan diri ke dokter jika rasa nyeri pada puting tidak kunjung hilang.

Berikut adalah beberapa penyebab paling umum dari puting yang terasa sakit dan cara mengobatinya.

Ukuran Pakaian yang Tidak Pas


Kemeja atau bra yang longgar dapat menggesek puting Anda dan mengiritasi kulit Anda, terutama dengan gerakan berulang seperti lari jarak jauh. Terlalu banyak gesekan bisa membuat puting susu Anda berdarah.

Hindari masalah ini dengan mengenakan atasan dan bra yang cocok untuk Anda. Sebelum Anda berlari, tutupi puting Anda dengan perban tahan air atau pelindung puting untuk melindunginya.

Saat radang menyebabkan rasa sakit, oleskan salep antibiotik. Kemudian tutupi puting dengan kain kasa steril.

Kondisi Kulit

Nyeri ditambah ruam gatal dan bengkak di sekitar puting bisa menjadi tanda-tanda iritasi kulit yang disebut dermatitis. Alergi dan iritasi dari lingkungan Anda bisa menyebabkan kondisi umum ini. Eksim, juga disebut dermatitis atopik, terjadi karena kulit kering, genetika, dan masalah dengan sistem kekebalan tubuh.

Mengobati eksim akan mengurangi rasa sakit yang ditimbulkannya. Dokter mungkin memberi Anda:

  • Krim steroid
  • Krim atau lotion yang menenangkan sistem kekebalan tubuh Anda
  • Terapi cahaya (fototerapi)

Jika dermatitis Anda disebabkan oleh alergi atau iritasi, dokter mungkin menyarankan pil antihistamin, pelembab, dan krim kortikosteroid untuk kulit Anda. Mandi oatmeal juga bisa meredakan rasa sakit.

Hubungi dokter Anda jika gejalanya tidak membaik dalam beberapa minggu atau jika memburuk.

Menstruasi

Puting dan payudara yang sakit bisa menjadi tanda bahwa menstruasi Anda akan datang. Meningkatnya kadar estrogen menyebabkan jaringan payudara membengkak. Rasa sakit biasanya akan berhenti setelah periode menstruasi selesai atau tidak lama setelah itu.

Kehamilan

Perubahan hormon juga menyebabkan puting terasa sakit selama kehamilan. Pilihlah bra yang pas untuk meredakannya. Jika payudara Anda benar-benar sakit, tanyakan kepada dokter Anda mana penghilang rasa sakit yang aman untuk Anda ambil selama kehamilan.

Menyusui

Saat bayi menempel di payudara Anda, Anda mungkin merasakan sedikit rasa sakit di puting. Rasa sakit akan berhenti setelah beberapa detik. Jika bayi Anda tidak menyusu dengan benar, rasa sakit itu bisa bertahan selama menyusu secara keseluruhan. Mungkin terasa seperti cubitan yang tajam. Puting Anda juga bisa berdarah jika terjadi terus-menerus. Pastikan bayi menyusu dengan benar agar gejala tersebut bisa hilang.