Marak Pembajakan! Pastikan hanya Menggunakan Produk Kosmetik BPOM

Indonesia mungkin menjadi salah satu negara yang paling ramah terhadap beragam jenis barang ilegal, termasuk dari lini obat dan makanan. Kasus ini menarik, sebab dampak obat dan/atau makanan akan lebih “nyata” ketimbang barang atau perangkat lain. Itulah pentingnya cermat dalam membeli, termasuk produk kosmetik BPOM.

kosmetik

Apalagi belakangan marak kembali gelombang kosmetik ilegal masuk dan beredar di Indonesia. Seperti diketahui lewat siaran, beruntung, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil mengamankan sedikitnya ratusan jenis kosmetik.

(BPOM) mencatat, nilai temuan kosmetik ilegal dalam tiga tahun terakhir meningkat drastis. Di 2019, nilai kosmetik ilegal yang ditemukan BPOM mencapai Rp 185,9 miliar, naik dari tahun 2018 sebesar Rp 78,2 miliar dan Rp 72,6 miliar di 2017.

Produk kosmetik ini bukan hanya ilegal atau tidak memenuhi ketentuan, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan kulit. Saat pertama kali digunakan kosmetik ini mungkin aman, tetapi dalam jangka panjang ternyata membahayakan kulit. Saat analisa metodologinya berkembang ternyata ditemukan ada bahan kimia lain yang berbahaya.

Temuan kosmetik ilegal didominasi oleh produk perawatan kulit sebagai pencerah atau pemutih, antara lain RDL Hidroquinone Tretinoin Babyface, Original DR Pemutih Dokter, Deonard Whitening & Spot Removing, Temulawak Cream Night Cream, dan RDL Papaya Whitening Soap.

Banyak kosmetik masih mengandung hidrokinon (hidroquinon) dan merkuri. Penggunaan hidrokinon dapat mengakibatkan iritasi kulit dengan keluhan rasa kesemutan, terbakar, merah, dan kering pada kulit, serta perubahan warna kulit menjadi kehitaman yang permanen.

Modus operandi yang dilakukan tersangka adalah mengedarkan obat tradisional, kosmetik, dan obat ilegal secara online menggunakan akun media sosial yang dibuat pelaku, mengedarkan barang menggunakan jasa ekspedisi, dan menyimpan barang di gudang yang tersembunyi.

Pihak BPOM sebelumnya melakukan tracking dari hulu ke hilir, mulai dari proses distribusi ke peredaran. Seluruhnya dilakukan melalui media sosial. BPOM mengakui sudah mendapatkan informasi sejak lama, tetapi mereka tak gegabah dan menunggu momen yang tepat untuk membongkar kasus produk kosmetik ilegal BPOM ini.

Disinyalir, kondisi maraknya peredaran produk kosmetik tanpa BPOM alias ilegal tak terlepas dari banyaknya permintaan. Sementara pasokan atau persediaan produk kosemtik BPOM di pasar kurang sehingga memicu terjadinya pembajakan atau pemalsuan.

Tren gaya hidup masyarakat untuk tampil cantik dan sehat saat ini membuat pasar kosmetik di Indonesia terus meningkat pesat. Peningkatan permintaan ini sayangnya juga memicu beredarnya kosmetik ilegal di pasaran.

Situasi ini jelas menjadi sinyal berbahaya bagi konsumen produk kosmetik di Indonesia. Sebab kondisi tersebut seakan membuat mereka seperti dibayang-bayangi oleh produk yang bisa merugikannya.

Namun, ada beberapa langkah yang bisa dijadikan upaya agar terhindar dari situasi buruk tersebut. Salah satunya adalah mengecek keaslian produk kosmetik BPOM. Pengecekan nomor registrasi BPOM ini penting dilakukan untuk memastikan Anda menggunakan kosmetik yang aman.

Untuk melakukan cek produk kosmetik BPOM, Anda dapat mengunjungi situs resmi BPOM. Setelah itu, Anda bisa memilih tulisah ‘daftar produk’ menu bar, kemudian klik ‘cek produk BPOM’, maka Anda akan diarahkan pada halaman baru untuk melakukan pengecekan.

Setelah itu, konsumen akan diarahkan dengan instruksi yang jelas. Mereka hanya tinggal memasukkan nomor registrasi dari produk kosmetik BPOM tersebut. Bisa juga para konsumen langsung menyisir berdasarkan merek dari produk kosmetik yang bersangkutan.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*