Mengatasi Rasa Sakit Akibat Skiatika dan Pencegahannya

Skiatika adalah rasa sakit yang terjadi dan berawal di punggung bagian bawah. Rasa sakit ini kemudian akan menjalar ke pinggang, pantat, dan kaki. Skiatika terjadi ketika akar saraf yang membuat saraf siatik terjepit. Skiatika biasanya hanya memberikan dampak pada satu sisi tubuh saja. Skiatika dapat menjadi sebuah kondisi yang akut ataupun kronis. Skiatika akut dapat bertahan sekitar 1 hingga 2 minggu dan biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa minggu. Apabila Anda merasa mati rasa setelah rasa sakit hilang, hal ini merupakan sesuatu hal yang wajar. Anda bisa mendapatkan skiatika beberapa kali dalam satu tahun. Skiatika akut bisa berubah menjadi kronis. Ini berarti rasa sakit akan sering muncul secara teratur. Skiatika kronis merupakan kondisi seumur hidup. Perawatan yang ada saat ini belum bisa mengobatinya dengan rasa sakit skiatika kronis lebih parah dibandingkan skiatika akut.

Mengatasi rasa sakit akibat skiatika

Bagi sebagian orang, skiatika dapat diobati dengan merawat diri. Beristirahatlah beberapa hari setelah rasa sakit muncul. Namun jangan beristirahat terlalu lama dan mulai beraktivitas setelah rasa sakit mulai hilang. Kurang aktif dalam waktu yang lama dapat menyebabkan gejala yang ditimbulkan berubah semakin parah. Menggunakan kompres dingin atau panas pada bagian punggung bawah juga dapat meredakan rasa sakit sementara. Obat-obotan bebas seperti aspirin dan ibuprofen dapat membantu mengurangi peradangan, bengkak, dan mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan.

Apabila gejala yang muncul dirasa semakin parah dan pengobatan alternatif rumahan tidak dapat mengurangi rasa sakit skiatika, segera hubungi dokter.Dokter mungkin akan meresepkan obat-obatan untuk mengurangi gejala yang Anda rasakan seperti obat anti-inflamasi, pelemas otot (bila kejang muncul), obat-obatan anti kejang, dan obat bius bagi kasus-kasus yang lebih parah.

Apabila gejala yang ditimbulkan terasa mulai membaik, dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk ikut terapi fisik. Terapi fisik dapat membantu mencegah kambuhnya skiatika di kemudian hari dengan cara memperkuat otot punggung dan otot inti. Dokter juga mungkin akan menyarankan suntikan steroid. Ketika disuntikkan di sekitar saraf yang terkena skiatika, steroid akan mengurangi peradangan dan tekanan pada saraf. Namun, Anda hanya bisa mendapatkan suntikan steroid dalam jumlah yang terbatas, karena ada risiko efek samping yang parah.

Operasi juga bisa dilakukan sebagai jalan terakhir terutama apabila rasa sakit tidak menghilang setelah perawatan-perawatan tersebut di atas dilakukan. Operasi juga bisa dijadikan pilihan utama apabila skiatika membuat Anda tidak bisa mengontrol kandung kemih dan usus.

Perubahan gaya hidup cegah skiatika kambuh

Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah skiatika kambuh di kemudian hari. Pastikan Anda olahraga atau latihan setiap harinya untuk memperkuat punggung Anda. Saat duduk, Anda jugar harus menjaga postur tubuh yang sehat dan ideal. Hindari membungkuk saat mengangkat beban yang berat, dan berjongkoklah terlebih dahulu ketika Anda ingin mengangkat sesuatu. Berlatihlah untuk menjaga postur tubuh yang baik saat Anda berdiri dalam waktu yang lama. Terakhir dan tidak kalah pentingnya, jaga dan lakukan diet yang sehat. Obesitas dan diabetes merupakan faktor risika skiatika.

Meskipun dalam banyak kasus skiatika akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa waktu, segera hubungi dokter apabila gejala yang ditimbulkan tidak hilang meskipun sudah mendapatkan perawatan. Selain itu, jika skiatika sudah terjadi selama lebih dari satu minggu dengan rasa sakit yang semakin parah, hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Leave a Reply

Comment
Name*
Mail*
Website*