Cara Pijat Bayi dalam Rangkaian Baby Spa

Salah satu layanan yang ditawarkan di baby spa adalah pijat bayi

Pemijatan oleh fisioterapis merupakan tahap pertama yang dilakukan setelah melakukan baby swim dari rangkaian baby spa pada umumnya. Manfaat yang muncul ketika spa dilakukan oleh sang ibu akan memunculkan kondisi nyaman dan kedekatan antara ibu dan anak. Meskipun hal ini bisa dilakukan oleh para ibu di rumah, namun alangkah baiknya jika dilakukan oleh seorang profesional.

Cara pijat untuk bayi yang dilakukan oleh sang ibu bisa dilakukan setiap hari setelah si kecil dimandikan. Anak akan tumbuh lebih ceria dan sehat serta mampu mendapatkan kualitas tidur yang baik hingga jarang sakit seiring perkembangannya. Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika sang ibu akan melakukan pijat bayi sendiri di rumah.

Rangkaian Baby Spa

Sebelum melakukan pijat bayi terdapat beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh para ibu. Persiapan yang harus dilakukan meliputi adanya bahan dan alat pendukung yang akan digunakan untuk melakukan pijat bayi. Berikut ini penjelasan singkat dan jelas mengenai persiapan yang harus dilakukan.

  • Persiapan

Sediakan bahan seperti baby oil, baby lotion atau bisa juga menggunakan minyak telon. Hal ini sesuai dengan bahan yang membuat anak merasa nyaman dan tidak alergi. Sangat direkomendasikan menggunakan minyak telon, karena si kecil mungkin saja alergi dengan penggunaan baby oil.

Sediakan handuk lembut atau kain lembut, nantinya handuk atau kain ini dijadikan sebagai alas untuk proses pijat bayi. Fungsi lain dari tekstur halus dari kain ini adalah agar si bayi merasa nyaman ketika berada di atasnya.

Cara Pijat Bayi

Sangat dianjurkan bagi semua para ibu ketika selama melakukan pijat bayi untuk seolah mengajak anak berbicara, atau jika mau si ibu bisa mengajak bayinya bernyanyi. Hal ini bisa membuat kemampuan verbal si bayi meningkat, selain itu hal ini juga bisa mempererat hubungan batin si ibu dan bayinya, berikut ini tahapan memijat bayi.

  1. Pijat Wajah Bayi
  • Tekan jemari mulai dari tengah kening hingga mengarah ke pelips dan pipi.
  • Lakukan pemijatan di daerah bagian atas alis dengan menggunakan kedua ibu jari.
  • Tekan lembut menggunakan ibu jari, tarik garis ke arah hidung menuju pipi.
  • Kemudian lakukan pijat dari sekitar area mulut si bayi menggunakan kedua ibu jari.
  • Lakukan gerakan menarik bibir sehingga pijatan membentuk senyuman.
  • Lakukan pijatan lembut, mulai dari sekitar rahang bayi ke arah tengah samping seperti membuat senyuman.
  1. Pijat Dada Bayi
  • Memijat di dada bayi lakukan dengan menggunakan kedua tangan, letakkan di atas dada bayi. Lakukan gerakan mengarah ke atas, ke samping dan kembali ke tengah dengan gerakan yang dapat membentuk simbol hati.
  • Setelah itu, lakukan pemijatan di dada bayi dengan membuat arah silang memakai telapak tangan menuju ke arah bahu. Lakukan pijatan ini dengan lembut dan tidak keras untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
  1. Pijat Perut Bayi
  • Tahap terakhir baby spa ini adalah dengan memijat perut bayi, caranya dengan melakukan gerakan mengeruk perut atas bayi menggunakan tangan dari atas ke bawah.
  • Kemudian, angkat kaki bayi bisa dengan menekan lutut secara perlahan ke arah perut. Lakukan gerakan melingkar bergantian tepat di atas perut bayi, lakukan gerakan ini persis searah jarum jam.
  • Para ibu bisa merasakan gelembung angin yang terdapat di dalam perut bayi, kemudian dorong dengan jari-jari, lakukan gerakan ini searah jarum jam.

Pengaruh Kurangnya Jam Tidur Terhadap Kesehatan Remaja

Remaja masa kini semakin sibuk dengan aktivitas sekolah maupun ekstrakurikuler. Banyaknya tugas, tidak jarang membuat kaum remaja harus terjaga semalaman untuk menyelesaikan semua tugas sekolah atau kuliah. Padahal, kurangnya jam tidur remaja ini sangat berdampak pada kesehatan jantung mereka di masa depan.

Selama 20 tahun terakhir, hanya setengah jumlah remaja yang memiliki jam tidur normal, yaitu selama 8 jam setiap malam. Lalu, apa pengaruh kurangnya jam tidur terhadap kesehatan remaja kita? Berikut ini ulasannya untuk Anda.

1. Mengganggu Kesehatan Mental dan Perilaku

Tubuh bukan mesin atau robot yang bisa bekerja terus- menerus. Bagaikan ponsel yang memerlukan pengisian daya ulang baterai, tubuh kita juga butuh tidur. Jika tubuh kurang tidur, tidak hanya muncul berbagai penyakit, tetapi konsentrasi belajar sekolah pun terganggu. Bahkan, kesehatan mental atau perilaku akan mengalami persoalan.

2. Gangguan Metabolisme

Yang paling mencengangkan, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Pediatrics menyebutkan bahwa hampir 50 persen kebiasaan tidur peserta studi (829 remaja berusia 12-16 tahun) masih kurang dari 7 jam setiap malam.

Hal ini cukup mengkhawatirkan para peneliti, karena kurang tidur dapat mengganggu sistem metabolisme tubuh remaja yang sedang berkembang pesat. Mereka akan cenderung mengalami masalah kesehatan seperti menumpuknya lemak perut, tekanan darah tinggi, lipid darah yang tidak normal, serta meningkatkan risiko diabetes.

3. Berisiko Terlibat Tawuran atau Bersikap Temperamental

Seberapa sering Anda mendengar berita remaja atau pelajar yang terlibat tawuran di perkotaan? Rupanya hal ini masih berkaitan dengan pengaruh kurangnya jam tidur pada remaja. Jika remaja kurang tidur, mereka cenderung berperilaku buruk di sekolah karena cepat tersinggung atau mudah tersulut amarahnya. Selain itu, mereka mudah stres, depresi dan termasuk rentan terlibat kecelakaan kendaraan. Bahkan yang terburuk, mereka berpotensi besar memiliki penyakit jantung ketika dewasa.

4.Terpapar Cahaya Biru (Blue Screen) dari Gadget

Satu hal yang sangat mungkin dilakukan kaum remaja jika tidak bisa tidur atau tidak mengantuk adalah beraktivitas dengan smartphone, tablet, laptop atau bermain video game hingga larut malam.

Cahaya biru (blue screen) yang dipancarkan layar gadget semakin memperburuk kondisi otak, yang menyebabkan sulit tidur atau insomnia.

Langkah Pencegahan dari Orangtua

Melihat kasus kurangnya jam tidur remaja yang semakin memprihatinkan, orangtua tidak bisa hanya tinggal diam. Kesehatan remaja di masa depan terancam. Jadi, inilah yang bisa dilakukan orangtua untuk membantu remaja.

1. Membuat Aturan

Aturan yang harus ditaati remaja usia sekolah adalah harus mematikan perangkat elektronik atau gadget satu jam sebelum waktu tidur. Tempatkan smartphone di kamar yang berbeda agar tidak tergoda membuka HP. Selain itu, ganti pengingat atau alarm HP dengan jam waker atau jam alarm biasa.

2. Prioritaskan tidur

Duduk dan diskusikan dengan anak remaja Anda tentang cara yang lebih baik dalam mengatur jadwal kegiatan. Manajemen waktu sangat penting, agar mereka bisa tidur lebih awal atau tepat waktu.

Jika ada pekerjaan rumah atau kegiatan ekstrakurikuler, sebaiknya bisa diatur lagi, agar tidak membuat remaja terlalu sibuk hingga lupa beristirahat. Alangkah baiknya jika orangtua lebih mengutamakan kesehatan fisik dan mental buah hati, ketimbang hanya nilai akademik yang justru membuat remaja merasa tertekan dan stres.