Saat Darurat, Inilah Cara Melakukan Heimlich Maneuver

Tidak sedikit orang yang harus mengalami kondisi darurat, bahkan kematian, akibat tersedak. Pasalnya, kebanyakan orang tidak memahami cara melakukan heimlich maneuver. Padahal, pengetahuan ini penting sekali.

Tersedak menjadi berbahaya sebab membuat tertutupnya jalan napas. Dengan menerapkan heimlich maneuver, objek tersebut dapat dikeluarkan. Sebab saat melakukan teknik ini, diafragma diangkat dan ada udara keluar dari paru-paru, mendorong objek tersebut.

Karena tergolong teknik sederhana, heimlich maneuver bahkan dapat dilakukan kepada diri sendiri. Namun, cara melakukan heimlich maneuver berbeda antara satu orang dengan orang lainnya, tergantung pada kondisi masing-masing.

Cara melakukan heimlich maneuver

Saat orang tersedak, tidak dapat berbicara, tidak bisa batuk, sulit bernapas, dan memberikan isyarat sedang tersedang, inilah saat heimlich maneuver perlu dilakukan. Di bawah ini, cara melakukan heimlich maneuver.

1. Pada orang dewasa dan tidak mengandung

Berdirilah di belakang orang yang tersedak, satu kaki Anda sebaiknya lebih maju agar lebih seimbang. Kemudian, bungkukan tubuh orang yang tersedak ke depan. Dengan punggung tangan, berikan lima pukulan di bagian belakang tubuhnya.

Setelah itu, lingkarkan tangan Anda di dada orang tersebut. Kepalkan tangan Anda dan letakkan di atas pusarnya, dengan posisi jempol masuk. Dengan tangan yang bebas, peganglah tangan yang mengepal tersebut. Lalu, tekan ke arah dalam dan atas.

Ulangi terus sampai objek keluar atau orang yang tersedak dapat kembali bernapas.

2. Pada ibu hamil

Saat ibu hamil tersedak, tentu heimlich maneuver yang dilakukan tidak bisa disamakan dengan orang dewasa lain, yang tidak sedang mengandung. Pada ibu hamil, heimlich maneuver dilakukan dengan melingkarkan tangan sedikit lebih tinggi dari torsonya, sekitar area tulang payudara.

Apabila ibu hamil yang tersedak tidak sadarkan diri, posisikan badannya dalam kondisi telentang. Lalu, keluarkan objek dengan menggunakan jari dalam gerakan melingkar.

3. Pada anak di bawah 1 tahun

Penerapan heimlich maneuver pada anak di bawah 1 tahun sedikit berbeda. Anda harus melakukan heimlich maneuver dalam posisi duduk dan pangku anak di paha Anda, dengan posisi kepala anak lebih rendah dari punggung.

Berikan empat pukulan atau back blow perlahan di punggungnya. Jika cara ini tidak berhasil, maka ubah posisi anak menjadi telentang, dengan bagian kepala lebih rendah dari punggung. Tempatkan dua jari pada bagian tengah tulang dada, lalu lakukan kompresi cepat sebanyak lima kali. Lakukan cara ini sampai objek tersebut keluar dan anak dapat bernapas kembali atau terbatuk.

Perlu diingat, heimlich maneuver pada anak di bawah satu tahun tidak boleh terlalu bertenaga. Sebab berisiko merusak tulang rusuk anak.

4. Pada diri sendiri

Selain kepada orang lain, heimlich maneuver juga dapat dilakukan kepada diri sendiri. Caranya, kepalkan tangan Anda dengan jempol masuk ke dalam dan letakkan di atas pusar. Lalu, pegang tangan yang sudah mengepal dengan tangan yang bebas. Beri tekanan ke arah dalam dan atas, secara bersamaan. Cara ini diulangi sampai objek berhasil dikeluarkan.

Bila cara tersebut tidak berhasil, tekan perut bagian atas pada bidang datar dan keras, seperti sisi meja atau kursi. Kemudian, tekan dengan keras dan cepat, sampai objek tersebut keluar.

Meskipun cukup sederhana, dalam keadaan darurat, banyak orang lupa cara melakukan heimlich maneuver. Maka, penting melatih skill tersebut dengan mengikuti pelatihan pertolongan pertama.

Ini Manfaat Daun Srikaya yang Perlu Diketahui

Srikaya merupakan salah satu tanaman tropis yang banyak tumbuh di kawasan Asia dan Amerika Selatan. Buah srikaya sendiri diambil dan dimakan karena rasa yang manis dan kandungannya yang kaya akan vitamin C. Selain itu, ternyata ada juga manfaat daun srikaya sebagai obat herbal.

Memang ada beberapa tanaman yang setiap bagiannya dipercaya bisa mengatasi sejumlah gejala penyakit. Salah satunya ialah tanaman srikaya. Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta menerbitkan sebuah hasil penelitian mengenai efektivitas tumbuhan srikaya bagi kesehatan. Dokter penyakit dalam dari Rumah Sakit Umum Daerah Banyumas, dr. Haidar Alatas, Sp.PD.KGH. melakukan penelitian dengan menggunakan suplemen, ekstrak, biji, serta daun srikaya.

Penelitian tersebut membuktikan bahwa konsumsi suplemen srikaya oleh penderita hipertrigliserida (trigliserida tinggi), bisa mengurangi tingkat trigliserida.

Trigliserida merupakan lemak dalam darah, yang digunakan tubuh sebagai energi. Apabila jumlahnya berlebihan, tubuh akan mengalami tumpukan lemak di sejumlah bagian, termasuk pinggul dan perut.

Lalu apa saja manfaat dari daun srikaya yang bisa kamu rasakan? Daun srikaya biasanya digunakan secara tradisional dalam perawatan untuk berbagai jenis penyakit. Menurut penelitian, bagian daun dari tumbuhan srikaya mengandung senyawa alkaloid yang antara lain berguna sebagai antidiare dan antimikroba, juga mengandung senyawa ketones yang berguna bagi tubuh untuk mengubah lemak menjadi energi.

Mungkin belum banyak yang mengetahui maupun mempraktikkan pengobatan dengan daun srikaya. Padahal sebenarnya, dengan cara sederhana yang bisa dilakukan sendiri di rumah, Anda bisa mengolah daun srikaya untuk beberapa manfaat berikut ini.

  1. Menstabilkan gula darah:

Kaya akan serat, daun dari tanaman srikaya telah dikenal khasiatnya dalam memperlambat penyerapan gula di dalam tubuh kita. Sehingga, daun srikaya bisa menjaga kadar gula darah tetap pada batas normal.

  • Memelihara kesehatan jantung:

Daun yang juga kaya akan kalium dan magnesium ini juga memberikan manfaat untuk menenangkan otot jantung. Oleh karena itu, mengonsumsi daun ini bisa menurunkan risiko terhadap stroke dan penyakit jantung.

  • Memperlancar metabolisme dan menambah energi:

Daun srikaya juga berfungsi untuk membilas racun dari dalam tubuh. Air rebusan daun srikaya ini juga bisa meningkatkan metabolisme dan menambah energi Anda, untuk beraktivitas sepanjang hari.

  • Meredakan nyeri rematik:

Manfaat antiradang dan analgesik juga ditemukan pada daun srikaya. Oleh karena itu, meminum air rebusan daun srikaya juga membantu meredakan nyeri yang muncul, karena penyakit rematik maupun nyeri sendi.

  • Mencegah penuaan dini pada kulit:

Kandungan antioksidan pada daun srikaya bisa melindungi kulit Anda dari bahaya paparan sinar matahari, dan menghambat penuaan sel-sel kulit.

  • Membantu mengurangi kutu rambut:

Anda juga bisa menghilangkan kutu rambut secara alami dengan campuran daun srikaya halus dan minyak kelapa. Untuk kasus yang lebih parah sebaiknya segera ke dokter agar mendapat hasil maksimal.

  • Mengatasi kanker

Daun sirsak dipercaya mengatasi kanker, tidak hanya itu bahkan dikenal juga sebagai pencegah kanker mulai dari kanker payudara hingga paru-paru. Untuk mendapatkan khasiatnya, daun sirsak dapat dibuat menjadi teh atau mengonsumsi suplemennya.

  • Memberikan efek menenangkan:

Khasiat lain dari daun sirsak adalah sebagai anti spasmodik dan memberi efek menenangkan sehingga membantu mengurangi rasa cemas dan stres.

Itulah manfaat daun srikaya yang perlu kamu ketahui. Meski begitu, kamu harus tetap berhati-hati. Pasalnya daun srikaya juga memiliki beberapa efek samping yang bisa kamu rasakan. Maka dari itu sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter, sebelum mengonsumsi srikaya, termasuk daunnya.