Hal-Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Endoskopi THT Anak

Berdasarkan definisinya, endoskopi adalah suatu prosedur medis untuk mengamati bagian dalam tubuh tanpa operasi. Endoskopi bisa dilakukan di beberapa organ tubuh, termasuk endoskopi THT.

Prosedur medisi ini mengandalkan alat penunjang canggih untuk melihat, memeriksa, sekaligus mendiagnosis masalah yang terjadi di dalam tubuh sesorang. Serangkaian alat itu terdiri dari semacam tabung kecil berserat optik, kamera, dan lampu.

Semua orang bisa mendapatkan prosedur medis ini, termasuk juga anak-anak. Di bawah ini akan tersedia informasi mengenai apa-apa saja yang dapat diketahui mengenai endoskopi THT pada anak.

Apa Kegunaan Pemeriksaan Endoskopi THT?

Endoskopi THT sangat bermanfaat untuk mengetahui keadaan bagian THT (telinga, hidung, dan tenggorok). Selain itu, endoskopi THT ini juga bisa digunakan untuk mendiagnosis masalah-masalah yang timbul di telinga, hidung, dan tenggorok, termasuk laring, esofagus dan bronkus.

Kondisi-kondisi seperti mimisan berulang, telinga berdenging, nyeri tenggorok, dan berbagai masalah lain menyangkut THT, bisa diatasi dengan prosedur ini. Adapun bagi anak-anak, endoskopi THT bisa pula digunakan untuk mengambil barang atau sesuatu yang tidak sengaja masuk ke telinga, hidung, atau tenggorok mereka.

Apakah Anak akan Merasakan Sakit ketika Diendoskopi?

Secara umum, tidak. Pasalnya, sebelum proses endoskopi THT dilangsungkan, dokter akan memberikan bius pada anak. Prosedur pembiusannya beragam, tetapi yang paling sering adalah dengan menyemprotkan pada bagian yang akan diendoskop.

Kapan Endoskopi THT bagi Anak Perlu Dilakukan?

Waktu terbaik bagi anak mendapat perawata endoskopi THT adalah saat Anda sebagai orang tua, atau si anak itu sendiri merasakan ada masalah di organ THT. Misalnya:

  • Kemasukan benda asing;
  • Tinnitus atau telinga berdenging;
  • Kehilangan pendengaran;
  • Polip;
  • Sinus;
  • Mimisan dengan intensitas yang sering;
  • Papiloma laring;
  • Abses tenggorok;
  • Difteri;
  • Dan berbagai masalah THT lainnya.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Endoskopi THT

Pada prosedur endoskopi THT, anak atau pasien tak perlu menjalani puasa beberapa jam sebelum pelaksanaan. Hal ini tidak seperti prosedur endoskopi saluran cerna. Hal yang harus diperhatikan sebelum memulai endoskopi THT adalah menginformasikan apabila baru atau rutin mengonsumsi obat pengencer darah dan memakai gigi palsu.

Bagaimana Prosedur Endoskopi THT Anak Dilangsungkan?

Seperti yang sudah dapat diperkirakan, prosedur endoskopi THT berlangsung dengan memasukkan endoskop ke dalam organ yang bermasalah. Penting kiranya bagi anak atau Anda yang mendampingi untuk menyampaikan apa yang dirasa kepada dokter untuk kelancaran pemeriksaan.

Dari proses itu, gambaran organ anak yang diendoskop akan terlihat lewat monitor di samping dokter. Dokter mungkin akan mengambil sedikit jaringan pada saluran cerna jika diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Setelah Endoskopi THT, Apakah Anak Dipersilakan Pulang atau Perlu Dirawat?

Setelah prosedur pemeriksaan dilangsungkan, biasanya bila tidak ada masalah berarti, anak bisa langsung pulang. Namun, untuk kondisi-kondisi tertentu, mungkin dokter akan membuat kebijakan lain.

Umumnya, hasil endoskopi THT tersebut akan didiskusikan oleh dokter untuk menentukan langkah selanjutnya. Mengenai hasil pemeriksaan jaringan memerlukan waktu beberapa hari jika dokter mengambil sampel biopsi.

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Setelah Prosedur Endoskopi THT

Umumnya jarang terjadi masalah setelah tindakan endoskopi, pasalnya prosedur edoskopi THT ini terbilang aman dan minim risiko atau efek samping. Akan tetapi segera hubungi dokter apabila terdapat keluhan pada bagian yang diendoskopi atau perasaan yang diyakini terjadi akibat prosedur itu.