Waspada Penyebaran Virus Corona, Lakukan Langkah-Langkah Ini

Anda tentu tahu, saat ini kita tengah dihantam wabah virus corona. Kepanikan terjadi di mana-mana karena pengetahuan tentang virus ini masih sangat minim. Untuk dapat menghindarinya, kita semua perlu membekali diri dengan wawasan yang benar terkait virus tersebut.

Mengenal virus corona

Virus corona merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi hewan dan dapat pula menyebar ke manusia. Di dalam kelompok ini, terdapat Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS-COV) dan Middle East Respiratory Syndrome (MERS-COV). Jenis virus yang paling baru dari kelompok ini adalah SARS-CoV-2 yang tengah mewabah saat ini.

SARS-CoV-2 merupakan jenis virus corona ketujuh yang menginfeksi manusia. Dampaknya, timbul penyakit COVID-19. Karena ini merupakan virus baru, maka hal-hal yang sekarang diketahui terkait virus ini sangat mungkin berubah.

Informasi sementara, masa inkubasi dari SARS-CoV-2 berlangsung antara 2-14 hari. Artinya, dibutuhkan waktu 2-14 hari sejak seseorang pertama kali tertular sampai muncul gejala.

Infeksi pertama kali memang ditemukan di Wuhan, China, tapi kini telah dinyatakan sebagai pandemi. Sebab sudah tersebar hampir di seluruh dunia.

Berdasarkan informasi yang disediakan oleh WHO, cara penularan SARS-CoV-2 belum diketahui secara pasti. Namun, secara umum virus dapat menyebar melalui tetesan ludah halus penderita ketika berbicara, batuk, atau bersin.

Tetesan ludah halus tersebut dapat masuk langsung ke hidung atau mulut orang sehat dan menyebabkannya terinfeksi. Selain itu, tetesan ludah halus penderita juga dapat menempel pada permukaan benda. Maka, disarankan untuk sesering mungkin membersihkan permukaan benda yang memiliki kontak dengan orang sakit. Sebab ketahanan virus ini belum diketahui, maka waspada merupakan jalan satu-satunya.

Lakukan langkah ini untuk mencegah penyebaran virus corona

Pasien yang tertular SARS-CoV-2 atau lebih lazim disebut virus corona, menunjukkan gejala-gejala ringan hingga berat. Beberapa tanda yang muncul diantaranya demam, batuk, kesulitan bernapas atau napas menjadi pendek. Pada kondisi yang lebih parah, dapat terjadi pneumoniae, gagal ginjal, hingga kematian. Beberapa yang tertular virus ini juga tidak menunjukkan gejala sama sekali, namun tetap dapat menularkannya kepada orang lain.

Sementara ini belum ada pengobatan maupun vaksin untuk virus ini. Semua masih dalam tahap penelitian. Lalu, apa yang dapat kita lakukan? Mencegah agar tidak tertular atau meminimalisasi penyebaran virus tersebut. Berikut ini langkah-langkah yang dapat dilakukan.

1. Tinggal di rumah saja

Tinggal di rumah saja atau self isolation merupakan tindakan nyata dari social distancing atau pembatasan sosial. Langkah pembatasan sosial diyakini sebagai cara yang paling efektif untuk memutus rantai penyebaran virus corona.

Jadi, bila tidak penting dan mendesak, sebaiknya Anda tidak keluar rumah untuk sementara waktu.

2. Rutin mencuci tangan

Disarankan untuk mencuci tangan Anda dengan air mengalir dan sabun secara rutin, bahkan lebih sering dari biasanya. Bila hal ini tidak memungkinkan, Anda boleh menggunakan hand sanitizer.

Cairan antiseptik atau hand sanitizer yang digunakan harus mengandung alkohol minimal 60%. Kadar alkohol yang dianggap efektif untuk mencegah infeksi adalah antara 60%-71%.

3. Menjaga jarak

Saat Anda terpaksa sekali harus keluar rumah, jagalah jarak dengan orang lain. Terutama mereka yang tengah batuk atau bersin. Jagalah jarak aman paling tidak 1 meter. Sebab droplet atau tetesan ludah paling jauh dapat tersembur sejauh 1 meter.

4. Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut

Sebisa mungkin tidak menyentuh mata, hidung, atau mulut, sebab tangan Anda mungkin saja sudah terkontaminasi virus corona yang menempel pada permukaan benda. Bagian tubuh, seperti mata atau hidung, memiliki membran mukosa yang dapat menjadi jalan masuk virus.

Jika Anda telah berusaha melakukan swakarantina di rumah, menjaga kebersihan, serta pola hidup agar sistem kekebalan tubuh tetap baik, namun Anda merasakan demam dan kesulitan bernapas, atau gejala lain yang Anda duga sebagai tanda infeksi virus corona, sebaiknya segera mencari pertolongan medis. Anda dapat menghubungi 119 bila dibutuhkan. Nomor tersebut merupakan hotline khusus untuk pengaduan COVID-19 yang disediakan oleh Kemenkes RI.