Inilah Penyebab Sakit Tenggorokan yang Perlu Anda Tahu

Sakit tenggorokan bisa disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya karena adanya infeksi. Biasanya rasa sakit pada tenggorokan diikuti dengan pembengkakan, sulit menelan, atau bahkan suara menjadi serak dan berat. Penyebab sakit tenggorokan lainnya bisa saja dipicu oleh udara kering, polusi, atau asap rokok. Sebagai tindakan preventif, ketahui beberapa penyebab umum sakit tenggorokan berikut ini!

Apa Penyebab Sakit Tenggorokan?

Penyebab sakit tenggorokan paling umum adalah pilek atau flu. Apabila Anda batuk, suara serak, atau hidung berair, pilek adalah penyebab yang paling mungkin. Pilek biasanya lebih ringan daripada flu, yang lebih menyerang hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Bisa jadi Anda mendapat gejala yang lebih intens, termasuk demam, nyeri tubuh, dan sakit kepala saat terserang flu.

Adapun penyebab sakit tenggorokan lainnya, yaitu

  • Polusi: Merokok atau bahan kimia di dalam rumah dapat menyebabkan sakit tenggorokan. Selain itu, polusi udara yang buruk juga dapat membuat iritasi.
  • Berteriak: Berteriak atau berbicara terlalu keras dan sering dapat menyaring otot-otot tenggorokan.
  • Alergi: Anda bisa saja alergi terhadap hal-hal seperti jamur, debu, serbuk sari dan bulu hewan peliharaan. Hal ini juga bisa menjadi salah satu pemicu sakit tenggorokan.
  • Strep Throat: Rasa sakit akibat strep throat akan sangat menyakitkan apalagi ketika menelan. Anda mungkin juga melihat bercak putih atau kuning pada amandel, yang merupakan dua jaringan di belakang tenggorokan.
  • Tonsilitis: Amandel yang meradang juga bisa membuat sakit tenggorokan dan sulit menelan.
  • Mononukleosis: Merupakan virus yang dapat menyebabkan mono dan menyebar melalui air liur. Gejala lainnya termasuk kelelahan, demam, sakit kepala, dan bengkak di amandel, leher, atau ketiak.

Gejala Sakit Tenggorokan

Selain tenggorokan terasa kering, gatal, sakit, dan suara Anda mungkin terdengar serak. Gejala yang Anda dapatkan mungkin bisa bervariasi, dari ringan sampai berat, tergantung pada sumber masalahnya. Beberapa gejala tersebut, di antaranya

  • Kesulitan menelan
  • Suara serak
  • Pembengkakan di leher atau rahang
  • Batuk
  • Amandel membengkak atau merah
  • Adanya bintik-bintik putih atau nanah di belakang tenggorokan

Ada juga beberapa gejala lain di luar sakit pada tenggorokan, yaitu

  • Pegal-pegal
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Mual atau muntah
  • Hidung berair dan bersin
  • Nyeri perut

Cara Penyembuhan Sakit Tenggorokan

Apabila Anda mengalami gejala-gejala sakit tenggorokan tersebut. Berikut ini beberapa cara untuk mengatasi penyakit tersebut.

  1. Banyak istirahat. Tidur merupakan hal penting yang harus Anda lakukan untuk melawan infeksi dan memulihkan tenaga. Istirahatkan juga tenggorokan Anda jika telah merasa kesal karena berbicara terlalu lama.
  2. Jaga tenggorokan tetap basah. Semakin kering tenggorokan akan semakin sakit dan sulit sembuhnya. Jadi sebaiknya minum banyak air atau makan sepotong permen untuk mendapatkan lebih banyak air liur. Anda juga bisa menghisap permen atau tablet kecil yang dapat menenangkan tenggorokan Anda.
  3. Memilih camilan yang tepat. Hindari memberikan permen keras untuk anak-anak. Cobalah memberi mereka cairan dingin.
  4. Perhatikan kelembapan. Gunakan humidifier di ruangan tempat Anda menghabiskan banyak waktu. Ini membantu menjaga kelembaban udara.
  5. Jauhi asap rokok dan alergen
  6. Berkumurlah dengan air garam. Campurkan satu hingga empat sendok teh garam meja dengan segelas air hangat. Berkumurlah dan keluarkan.
  7. Meminum penghilang rasa sakit.

5 Alasan Mengapa Anda Harus Belajar Bela Diri

“Mengapa harus mempelajari bela diri?” Pertanyaan ini memang kerap diajukan pada orang-orang yang memilih bela diri sebagai rutinitas latihan fisiknya. Sebenarnya, ada banyak sekali jawaban dari pertanyaan ini mengingat luasnya perspektif dalam menentukan manfaat dari pelatihan bela diri itu sendiri. Namun, secara umum, orang-orang yang menekuni bela diri sendiri memiliki latar belakang yang lebih dari sekadar mempelajari teknik perlawanan dan pertahanan diri saat bertarung. Berikut ini adalah lima alasan utama yang kerap diremehkan dalam mempelajari seni bela diri.

1. Melatih Disiplin dan Penguasaan Diri

Untuk memeroleh kemenangan dalam sebuah pertandingan atau pertarungan, seorang atlet bela diri perlu untuk menaklukkan dirinya sendiri. Itulah sebabnya, sebuah bela diri akan membutuhkan pelatihan ekstra untuk membantu seseorang dalam kedisiplinan dan penguasaan diri. Sifat disiplin adalah salah satu pelajaran paling penting yang dapat diperoleh melalui seni bela diri. Apalagi mengingat bagaimana tiap sesi latihan yang sangat melelahkan, setiap usaha dalam menguasai teknik, dan setiap sesi perdebatan yang memilukan merupakan bagian dari langkah menuju disiplin diri.

Walaupun tampak sulit, proses mendisiplinkan diri akan berujung pada kemampuan penguasaan diri. Dengan begitu, latihan fisik yang Anda lakukan tidak menjadi alasan untuk Anda dapat menggunakan teknik bela diri dan bertarung sembarangan. Sebaliknya, Anda akan mampu mengatur emosi dan kemarahan dalam melakukan segala aktivitas. Sama seperti bagaimana Anda mempelajari tendangan dan pukulan dengan memahami disiplin kapan menggunakannya.

2. Menemukan Alur Diri

Sebagian besar orang melihat bela diri sebagai bentuk latihan fisik yang melibatkan kekerasan dan cucuran darah, air mata, dan keringat. Padahal, dibalik itu semua, para pecinta seni bela diri memandang sebuah pertarungan sebagai sebuah seni dan keindahan. Seperti bagaimana anggun dan elegannya gerakan dari teknik bela diri kung fu, hingga ekspresi dari para petinju yang tampak luwes dan sigap secara bersamaan.

Seni bela diri merupakan integrasi dari penerapan keterampilan, kreativitas dan pengoptimalan kekuatan fisik. Pasalnya, latihan fisik ini melatih Anda untuk menggerakkan tubuh dengan efektif, efisiensi untuk melakukan teknik yang tepat, dan memaksimalkan kekuatan.

3. Mendapatkan Fokus dan Ketenangan

Tidak bisa dipungkiri, di zaman ini semakin sulit untuk bisa benar-benar lepas dan bersantai dengan banyaknya akses informasi yang relatif membuat kegiatan di kantor atau kampus sama dengan kegiatan hiburan di rumah. Saat di kantor, Anda akan disibukkan dengan komputer dan beragam pekerjaan di sana. Begitu pula saat di rumah, di mana Anda akan menghabiskan waktu untuk bermain sosial media untuk berhubungan dengan banyak orang di luar sana. Jika dibiarkan, kebiasaan dan rutinitas tersebut akan terus-menerus masuk ke dalam bagian diri hingga memberi dampak serius bagi kesehatan. Tidak heran jika banyak orang yang mencari aktivitas fisik sederhana lain untuk menenangkan diri agar jauh dari dunia digital yang melelahkan.

Dengan mempelajari seni bela diri, Anda akan belajar bagaimana cara mengatur napas, bagaimana menggerakkan tubuh dengan presisi dan bagaimana untuk menata pola pikir serta rasionalitas yang baik dalam melakukan sesuatu. Jika sebagian orang memilih yoga dan meditasi untuk menenangkan diri, seni bela menawarkan hal lebih dengan memiliki aspek kecepatan dan konsentrasi di dalamnya.

4. Belajar untuk Gigih dalam Menghadapi Kesulitan

Saat Anda memilih olahraga biasa sebagai aktivitas latihan fisik, Anda akan lebih fokus pada diri sendiri. Namun, berbeda dengan bela diri yang akan membuat Anda lebih memahami bahwa Anda tidak sendiri. Selalu ada orang lain yang lebih kuat, cepat, dan lincah dari diri Anda. Itulah sebabnya, bela diri memang akan selalu memberikan kesulitan dan tantangan baru. Namun, Anda akan mendapatkan banyak pelajaran tentang arti apresiasi, rendah hati, dan gigih dalam menghadapi kesulitan.

Seni bela diri mengajarkan Anda teknik penyerangan dan pertahanan diri, kapan Anda harus memberikan serangan dan kapan Anda harus mundur, serta menghindari hal terburuk yang mungkin terjadi. Bela diri juga membantu Anda menemukan cara untuk lebih mudah beradaptasi dengan arus, baik itu arus yang sulit atau mudah untuk dilalui.

5. Bangkit dari Pukulan

Seni bela diri akan membantu Anda belajar untuk menerima pukulan (baik itu secara harfiah atau kiasan). Pukulan merupakan sebuah realita yang ada dalam sebuah pertandingan bela diri. Beberapa pukulan memang mudah dilalui, tetapi ada pula yang membuat pertandingan terasa semakin sulit untuk dilakukan. Namun, dalam melakukan bela diri, para atlet juga akan belajar untuk tetap tenang, santai, dan hadir dalam sebuah kompetisi pertandingan. Jika Anda sudah mampu mengendalikan hal tersebut, Anda dapat lanjut pada tingkat selanjutnya di mana Anda dapat bangkit lebih baik setelah menerima pukulan yang berat.

Begitu pula yang terjadi dalam menjalani sebuah kehidupan. Tidak jarang Anda menghadapi pukulan dan tekanan yang membuat Anda berada pada posisi terendah dalam hidup. Akan tetapi, itu bukanlah alasan untuk menyerah. Jika bisa bangkit, dijamin Anda akan dapat melampaui diri Anda sebelumnya dan menjadi jauh lebih kuat.

Ini Dia Ragam Makanan Yang Ampuh Redakan Flu

Flu merupakan penyakit yang tidak ada memiliki obat untuk menyembuhkannya. Obat flu yang Anda temukan hanyalah mampu meredakan gejala-gejala flu yang muncul tanpa benar-benar mematikan virus penyebab flu. Pasalnya, virus flu akan dengan sendirinya dihadapi oleh sistem imun tubuh. Untuk memaksimalkan hal itu, penderita flu harus banyak istirahat dan mendapatkan banyak asupan makanan sehingga tubuh memiliki cukup energi untuk melawan virus.

Untuk Anda yang saat ini sedang terserang flu, berikut ini adalah beberapa rekomendasi makanan untuk meredakan flu dengan baik.

1. Ice Pops

Siapa bilang minuman dingin dapat memperparah flu? Buktinya, ice pops dapat bermanfaat untuk menenangkan tenggorokan Anda saat sakit, bengkak, atau kering. Mengonsumsi ice pops juga dapat membuat tubuh lebih terhidrasi, di mana tubuh yang terhidrasi merupakan kunci utama untuk dapat melawan flu.

Untuk itu, carilah ice pops yang terbuat dari 100% jus buah untuk memastikan Anda mendapatkan nutrisi dari vitamin dan mineral, bukan hanya air gula. Untuk lebih aman dan terjamin, Anda juga dapat membuat ice pops dengan membekukan jus sendiri.

2. Roti Lapis Kalkun dengan Cranberry

Roti lapis kalkun memiliki kandungan protein tanpa lemak, yang merupakan bagian penting dari diet yang sehat. Meskipun Anda mungkin tidak menyukainya, makanan ini dapat membantu memberikan energi pada tubuh Anda untuk melawan penyakit. Tambahkan pula saus cranberry untuk menambah cita rasa dan selera makan Anda.

3. Jus Sayuran (Seledri, Wortel, dan Tomat)

Bagi Anda yang sulit untuk membuat dan makan salad, cobalah untuk membuat segelas jus sayuran rendah sodium. Minuman ini akan sangat bermanfaat untuk memulihkan kondisi Anda dengan kandungan antioksidan yang meningkatkan sistem kekebalan dan pertahanan tubuh Anda dalam melawan virus. Namun, jika Anda menyukai rasa manis, Anda juga dapat memilih jus buah-buahan.

4. Semangkuk Sup Ayam

Sup ayam dapat membantu Anda memperoleh cairan yang dibutuhkan tubuh. Selain itu, kandungan gizi dari sup ayam juga sudah tidak perlu dipertanyakan lagi. Asupan air hangat seperti kaldu ayam, dapat berguna untuk meningkatkan hidrasi tubuh dan melegakan hidung tersumbat. Bahkan, beberapa penelitian ilmiah juga menunjukkan bahwa sup ayam dapat membantu penyembuhan flu.

5. Bawang Putih

Jika Anda menyukainya, bawang putih bisa menjadi pilihan yang baik untuk menjadi bumbu pelengkap makanan seperti pada sup ayam. Bawang putih memiliki kemampuan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan dapat membantu Anda mengatasi pilek.

6. Jahe

Jahe dapat membantu meringankan sakit perut dan mual yang muncul. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa jahe mampu membantu tubuh mengatasi peradangan. Anda dapat menambahkannya sebagai bumbu pada makanan, baik itu dengan cara diparut atau dalam bentuk bubuk. Cara lain yang banyak disukai orang adalah dengan membuat minuman jahe hangatdengan campuran teh dan lemon.

7. Teh Panas

Minuman teh hijau, the oolong, dan teh hitam dapat diandalkan untuk memberikan asupan antioksidan yang cukup bagi tubuh. Selain itu, menghirup uap dari teh panas ini juga dapat membantu membersihkan hidung Anda yang tersumbat. Tambahkan juga sesendok madu dan perasan lemon untuk meredakan sakit tenggorokan. Jika kafein menimbulkan efek samping yang kurang baik, cobalah untuk memilih teh tanpa kafein atau teh herbal.

8. Pisang

Pisang juga sangat bisa diandalkan untuk meredakan flu. Hal ini disebabkan oleh kandungan pottasium yang mampu menenangkan pikiran, serta membantu gejala sulit tidur. Dengan begitu, istirahat Anda akan menjadi lebih tenang dan tubuh Anda dapat memperoleh energi yang cukup untuk melawan virus.

9. Roti Panggang

Roti panggang atau biskuit adalah makanan ringan yang sederhana untuk dimakan saat sakit. Kandungan kalori yang tinggi dalam makanan ini penting untuk memberikan energi yang cukup bagi tubuh agar mampu melawan virus. Anda dapat memakannya bersama dengan sup ayam untuk melunakkan tekstur sehingga dapat lebih mudah untuk ditelan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan Tentang Obat Batuk dan Obat Pilek

Flu yang parah disertai batuk dan pilek memang sangatlah mengganggu. Saat flu, sebagian dari Anda pasti akan pergi ke apotek dan membeli obat flu dan berharap akan sembuh dalam waktu singkat. Sayangnya, obat-obatan flu yang dijual di pasaran tidak dapat mengobati flu, melainkan hanya membuat Anda lega karena batuk, bersin, dan sesak yang menjadi gejalanya dapat diminimalisir.

Selain itu, Anda juga harus paham bahwa saat Anda mencari obat untuk mengatasi flu ke apotek, Anda tidak akan menemukan obat flu yang “sempurna”. Jangan heran jika Anda akan menemukan beberapa obat yang ampuh digunakan oleh beberapa orang tetapi tidak memberikan efek apapun pada diri Anda. Untuk itu, pahamilah beberapa jawaban dari pertanyaan yang sering diajukan serputar obat batuk dan obat pilek berikut ini.

Saat Pilek, Apakah Saya Harus Meminum Dekongestan atau Antihistamin?

Jawabannya tergantung pada apa yang menjadi penyebab dari pilek Anda. Jika hidung terasa tersumbat dan sinus Anda membengkak, dekongestan adalah pilihan tepat yang dapat membantu. Untuk aturan penggunaannya, Anda dapat meminumnya sendiri atau digabungkan dengan antihistamin. Akan tetapi, jangan lupa jika obat ini dapat meningkatkan detak jantung dan membuat Anda sulit untuk tertidur.

Selain itu, jika Anda pilek dengan hidung berair dan sering bersin, cobalah untuk meminum antihistamin. Beberapa jenis obat mungkin memiliki kandungan diphenhydramine, yang dapat membuat Anda mengantuk. Untuk itu, berhati-hatilah jika Anda akan menyetir kendaraan. Anda dapat mencoba antihistamin nonpenenang, yang tidak akan membuat Anda mengantuk.

Apakah Dekongestan Aman untuk Seseorang yang Memiliki Tekanan Darah Tinggi?

Dekongestan, seperti pseudoephedrine dan phenylephrine, dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung Anda. Jika Anda memiliki tekanan darah tinggi, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter atau apoteker untuk mencari tahu obat apa yang tepat untuk Anda minum. Anda juga dapat mencoba obat-obatan flu yang bebas dekongestan, seperti Coricidin HBP.

Seberapa Sering Semprotan Hidung Dapat Digunakan untuk Hidung Tersumbat?

Semprotan hidung dapat bekerja cepat untuk membuka hidung tersumbat pada hidung Anda. Sayangnya, obat ini hanya bekerja sementara tanpa menyembuhkan penyebab hidung tersumbat yang sebenarnya. Tidak heran jika Anda menggunakannya selama lebih dari 3 hari berturut-turut, Anda mungkin akan mendapatkan tumpukan lendir lebih banyak dari sebelumnya. Dokter menyebutnya sebagai “efek rebound”.

Apa Obat Terbaik untuk Sakit Tenggorokan?

Sakit tenggorokan sebenarnya dapat disembuhkan dengan minum banyak air dan berkumur dengan air garam. Campurkan satu sendok teh garam dengan secangkir air hangat, lalu gunakan untuk berkumur.

Selain itu, acetaminophen atau obat pelega tenggorokan dan obat penenang juga dapat meredakan sakit tenggorokan untuk sementara. Tetapi segera kunjungi dokter jika Anda mengalami demam, rasa nyeri, atau merasa sulit saat menelan. Anda mungkin mengalami radang tenggorokan dan membutuhkan antibiotik.

Apakah Kombinasi Obat-obatan Flu Dapat Efektif Meredakan Flu?

Beragam obat-obatan flu dapat menjadi pilihan yang dapat diandalkan dalam meredakan gejala yang muncul, seperti sebagai pereda nyeri, penekan batuk, dan ekspektoran yang mencairkan lendir dan meredakan pernapasan. Tapi yang pasti, kebanyakan dari mereka mengandung dekongestan atau antihistamin yang memberikan efek samping yang berbeda. Dekongestan dapat membuat Anda terjaga, obat ini biasanya berada dalam obat-obatan pilek “siang”. Berbeda dengan antihistamin, yang dapat membuat Anda mengantuk sehingga dipakai dalam versi “malam”.

Apabila Anda mencoba beberapa kombinasi obat flu, pastikan Anda mengetahui kombinasi yang aman dan tidak memberikan efek samping yang berisiko. Misalnya, jika Anda memiliki tekanan darah tinggi atau penyakit jantung, hindari obat yang mengandung dekongestan karena dapat memperburuk kondisi Anda. Jika Anda menderita asma atau emfisema, bicaralah dengan dokter Anda sebelum memilih obat batuk.

Apakah Antibiotik Dapat Mengobati Pilek?

Perlu dipahami, antibiotik merupakan obat-obatan yang hanya bekerja melawan penyakit yang disebabkan oleh bakteri, sedangkan pilek merupakan gejala dari penyakit yang disebabkan oleh virus.

Meskipun begitu, terkadang infeksi bakteri dapat mengikuti keberadaan virus flu. Seperti yang terjadi saat Anda mendapatkan infeksi sinus setelah beberapa hari pilek selesai. Jika itu yang terjadi, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk Anda.

Apakah Obat-obatan Flu Anak-anak Aman?

Anak-anak tidak boleh mengonsumsi sembarang obat flu. Itulah sebabnya penting bagi Anda untuk tidak memberikan obat batuk dan pilek yang dijual bebas kepada anak-anak di bawah 4 tahun. Meskipun obat-obatan flu yang ditawarkan adalah obat untuk anak-anak, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak Anda sebelum menggunakannya.

Selain itu, perhatikan juga pemberian aspirin pada anak-anak. Jangan berikan anak-anak dengan usia 18 ke bawah produk obat apa pun dengan kandungan aspirin, kecuali dokter Anda secara khusus menyuruh Anda untuk melakukannya atau meresepkannya. Aspirin diberikan kepada anak-anak dengan gejala flu atau cacar air dapat menyebabkan kondisi yang berisiko dapat mematikan yang disebut sindrom Reye.